Klemens Hamo, SIP (FOTO:Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Informasi mengenai adanya warga Indonesia terserang virus Corona, membuat sebagian besar orang was-was. Salah satunya datang dari Ketua DPRD Jayapura, Klemens Hamo, SIP. Kepada wartawan  di Kantor DPRD Kabupaten Jayapura, Rabu (4/3), kemarin, Klemens Hamo mengingatkan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jayapura untuk memperketat pengawasan berupa deteksi dini terhadap aktivitas dan lalulintas orang di Bandara Sentani.

“Kami sangat khawatir karena kita di Kabupaten Jayapura berada di pintu masuk ke Papua. Sehingga ini harus diawasi secara baik, jangan sampai kita tidak awasi,”kata Klemens Hamo.

Untuk itu, dia meminta Kepala Dinas Ksehatan Jayapura untuk melakukan langkah preventif dan berkoordinasi dengan pihak lain bahkan dengan kementerian kesehatan. 

Harus diakui, untuk mendeteksi keberadaan virus ini tentu butuh peralatan yang canggih, dan mengenai hal itu besar kemungkinan belum ada di Kabupaten Jayapura bahkan Provinsi Papua pada umumnya. Dia juga meminta, hal ini harus segera ditindaklanjuti sebelum benar terjadi.

“Ini harus segera diambil langkah preventif, silahkan berkoordinasi dengan pihak lain. Jangan sampai semua sudah terjadi baru kita buka mata, kalau begitu pasti terlambat. Sehingga sebelum terlambat kita harus antisipasi,” ujar politisi NasDem itu.

Dia juga menegaskan bagi warga atau pengusaha serta apotik yang menjual masker agar tidak boleh melanggar aturan. Artinya menyangkut harga jual masker tidak boleh melebih ketetapan harga yang sudah ditentukan. 

Apabila masih ada pengusaha nakal, maka pihaknya meminta pihak kepolisian untuk menindaklanjuti hal itu.

“Itu tidak boleh, kan ada harga yang sudah ditentukan. Kalau ada yang jual di atas harga yang ditetapkan, itu nanti tugasnya polisi,”tegasnya. (roy/tho)