Tinju Papua

JAYAPURA – Wakil Sekretaris II KONI Papua, Rahmad Marimbun berharap, Pengprov Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) aktif melakukan ujicoba, guna mengukur kesiapan para petinju Papua jelang pelaksanaan PON XX 2021 mendatang.

Menurut Koko sapaan akrabnya, ajang ujicoba atau sparring partner tersebut dapat menjadi bahan evaluasi para pelatih setiap melalukan latihan. Diketahui, Jumat (28/8) siang kemarin, Pertina Papua melakukan uji coba dengan para petinju dari sasana tinju yang ada di Kota Jayapura.

“Ini dilakukan oleh petinju PON dan sasana di Papua, ajang ini penting sekali karena dari Februari sampai sekarang tidak pernah di lakukan sparring karena kondisi pandemi covid,” ungkap Koko kepada awak media disela-sela laga ujicoba tersebut.

“Ini dilalukan guna melihat progres dari tim tinju setelah 1,5 tahun menjalani TC terpusat. Sangat penting mengingat mereka belum melakukan sparring di luar. Serta menjaga kebugaran bagi atlet,” ujarnya.

Menurut Koko, meski hasil laga ujicoba memuaskan, tapi ada beberapa catatan yang harus menjadi evaluasi para pelatih Tinju Papua.

“Hasilnya hari ini memuaskan tetapi ada catatan yang perlu dievaluasi oleh tim pelatih dan puslatprov agar latihan tetap terjaga dan kondisi tetap berjalan dengan baik,” ucap Koko.

“Kami harapkan tiap bulan akan ada sparring. Kami KONI Papua juga mengharapkan kepada cabor yang lain yang TC di Jayapura dan di luar Papua ini segera mereview jadwal ujicoba,” ungkap Koko.

Sementara itu, Ketua Pembinaan Mental Puslatprov KONI Papua, Letkol Arh Antonius Andre Wira menambahkan, hal yang menjadi catatan bagi tim pelatih ialah soal fisik atlet.
Menurutnya, atlet para petinju Papua harus lebih digenjot lagi. Sehingga dengan waktu yang yang dapat dimaksimalkan guna meningkatkan fisik para petinju Papua guna mencapai prestasi terbaik di event olahraga empat tahunan tersebut.

“Mungkin kita lihat dari pertandingan eksebisi ini dari segi fisik perlu ditingkatkan lagi biar daya tahan atlet di atas ring tetap stabil. Selain itu, Vo2 max juga perlu ditingkatkan. Faktor-faktor itu yang akan menjadi evaluasi lagi,” ujarnya.

Letkol Arh Antonius Andre Wira juga berharap, Pertina Papua kedepan aktif melakukan ujicoba serupa agar dapat membenahi kekurangan yang ada dalam tim. “Kita berharap pertandingan eksebisi seperti ini bisa diadakan lagi untuk mengukur kelebihan dan kekurangan para atlet agar bisa mengevaluasi bagaimana pembinaan fisik kedepan,” tandasnya. (eri/gin).