Ir. Drs Benjamin Latumahina ( FOTO : Sulo/Cepos )

MERAUKE-Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Merauke Ir. Drs  Benjamin Latumahina  sangat menyayangkan   adanya  pengurangan atau pemotongan dana Otsus yang diterima  Kabupaten Merauke   tahun 2019  ini yang  lebih dari 50 persen dari target  penerimaan sebesar Rp 102 miliar. 

  ‘’Kami sangat sayangkan dengan adanya pemotongan  dana Otsus   lebih dari 50 persen dari target pemerimaan dalam APBD 2019 sebesar  Rp 102  miliar. Karena yang kita terima tinggal  Rp 48 miliar,’’ kata  Politisi Partai NasDem  ini ditemui di Kantornya,  Rabu (31/7).    

    Menurut  Benjamin Latumahina, dengan adanya  pemotongan  tersebut maka sejumlah  kegiatan yang telah diprogramkan dalam  APBD Kabupaten Merauke yang  dibiayai dari Otsus tersebut tidak dapat dilaksanakan. Padahal, program-program ini  lebih   menyentuh  kepada orang asli Papua. Namun demikian,   Benjamin  Latumahina   dapat memahami langkah yang  dilakukan Pemerintah Provinsi dengan melakukan  pemotongan dana Otsus  tersebut  dalam  rangka mensukseskan   PON  XX di Papua. Karena  menurutnya pemotongan yang dilakukan ini dalam rangka kepentingan negara menyangkut pelaksanaan PON XX di Papua.  

     Dikatakan, dana Otsus  sebesar  40 persen  yang diberikan dari target  tersebut harus dfokuskan pada Pendidikan dan kesehatan. ‘’Otomatis   ada pekerjaan-pekerjaan yang perlu dipending, sehingga    TAPD  perlu melakukan evaluasi. Kalau pekerjaan fisik, saya pikir sudah pasti tidak bisa dilaksanakan. Tapi bagaimana     gaji dan honor guru dan kesehatan  dapat dibayarkan,’’ tandasnya.   (ulo/tri)