Suasana pertemuan RT RW bersama kepala Kelurahan dan pihak keamanan yang berlangsung di Kantor Kelurahan Waena, Kamis, (11/4) ( FOTO : Noel/Cepos)

JAYAPURA – Dinilai banyak data penduduk yang berkurang dan tidak sesuai yang diusulkan  RT/RW di Kelurahan Waena, maka Lurah Waena Kundrat Tukayo minta KPU segera mengganti KPPS  sesuai usulan masyarakat.

“Pertemuan hari ini kita ingin mengecek keaslian data – data KPPS karena hasil rapat kami dengan RT/RW ketika saya menunjukkan data KPPS, RT/RW saya mengamuk semua karena ada pengacakan DPT dan TPS  yang tidak sesuai RT/RW,” katanya. 

 Dijelaskan dari yang seharusnya ada di RT Wilayah 5 itu dipindahkan ke tempat lain dan juga RW lain, ini masalah besar dan ini  menurunkan angka pemilih sehingga masyarakat yang memiliki hak memilih mereka tidak datang memilih, Karena diacak. “ini masalah besar maka kita harus kembalikan ke posisi yang sebenarnya,” paparnya.

 Jadi Kata Kundrat Tukayo blangko yang ia berikan kepada RT dan RW untuk mengisi blangko KPPS mereka sudah tahu data ini di TPS mana tapi data yang keluar dari KPPS  tidak sesuai. Ia mengaku telah menyurati kepada KPU tetapi belum ada tanggapan.

 “Saya sudah surati kepada KPU dua kali untuk mengganti Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) saya tapi KPU tidak mengindahkan bahkan Bawaslu juga, karena masalah ini dan KPPS dan kesekretariatan tidak bekerja di tempat kesekretariatan, data dari dalam dibawa keluar terus tiba-tiba datang menyusun nama-nama KPPS ini kan masalah. ada apa ini,?!” Paparnya.

“Yang saya mau itu politik di Kelurahan ini harus aman, damai dan tentram  jangan karena ada intimidasi terus kita menaruh KPPS ini sesuai dengan kepentingan kepentingan ini tidak boleh,” sambungnya.

 Ia juga minta kepada KPU untuk membuat surat balasan kepada lurah dan RT RW yang dirinya layankan belum pernah dibalas oleh KPU harus di jelaslan ini kenapa bisa ditanggapi, apa alasannya dan undang-undangnya yang mana apa harus dijelaskan sebagai intelek, supayah kita tau.

“Ini urgen dan ini tempat masalah jangan bikin masalah karena selama 8 tahun saya memimpin disini kami sangat menjaga hubungan dengan masyarakat sangat baik jangan kacaukan ini KPU harus bertindak terbuka,” bebernya.

Ia menambahkan agar kepentingan politik jangan menciderai kelurahannya, maka dengan difasilitasi oleh Kapolsek Abepura dan subsektor Heram makan  pihaknya akan kembalikan kepada KPPS. (oel/wen)