KETERANGAN PERS – Ricky Ham Pagawak selaku Plh Ketua DPD Partai Demokrat didampingi Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Papua dan Ketua Panitia Rapimda Yeremias Bisai  memberikan keterangan soal rencana kedatangan Waketum DPP Partai Demokrat Papua, Agus Harimurti Yudhoyono di Sekretariat DPD Partai Demokrat Provinsi Papua di Kotaraja, Jumat (7/2) kemarin (Gamel Cepos)

JAYAPURA – Kedatangan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono ke Papua hari ini (Sabtu,8/2) bakal disambut oleh pengurus DPD Partai Demokrat Papua dengan beberapa pesan. Datangnya anak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu sekaligus menghadiri agenda Rapimda Partai Demokrat Papua yang akan digelar 8-9 Februari di Jayapura. Pesan yang dimaksud di atas adalah akan ada pernyataan sikap menyangkut perlunya kaderisasi yang bekaitan dengan kepemimpinan di DPP. 

 Hanya lebih jauh soal aspirasi tersebut tidak dijelaskan secara gamblang dari keterangan pers para pengurus partai. Kesimpulannya, Demokrat Papua memiliki sikap dari agenda kongres nanti. “Sesuai perintah DPP dalam rangka konsolidasi pimpinan daerah di provinsi maupun kabupaten sekaligus melihat, mengecek para calon bupati yang sudah mendaftar lewat partai demokrat dan partai lainnya,” kata Ricky Ham Pagawak selaku Plh Ketua DPD Partai Demokrat didampingi Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Papua dan Yeremias Bisai, Ketua Panitia Rapimda di Sekretariat DPD Partai Demokrat Provinsi Papua di Kotaraja, Jumat (7/2) kemarin. 

  Dalam  agenda Rapimda ini nantinya dibarengi dengan pertemuan khusus antara AHY dengan seluruh pimpinan DPC Partai Demokrat dan disitulah pesan dari DPC akan disampaikan. “Ada  pertemuan khusus dengan pimpinan dan semua pengurus DPC dan apa isinya tak bisa kami sampaikan,” kata Ham Pagawak. Namun ia menyampaikan bahwa pihaknya akan menyatakan sikap bahwa dalam partai ini perlu ada kaderisasi untuk kepemimpinan DPP dan ini akan disampaikan oleh pimpinan DPC masing-masing. 

 “Kemarin beliau berkunjung dari wilayah barat dan tadi saat ini sudah ada di Sorong dan besok pagi tiba di Jayapura,” imbuhnya. Carolus menambahkan bahwa pertemuan antara AHY dengan ketua DPC dan pimpinan DPD yang tak bisa diliput media karena tertutup. Nanti setelah pertemuan itulah baru ada waktu yang diberikan untuk wawancara. AHY juga berencana berkunjung ke lokasi wisata yang monumental namun lokasinya masih di Jayapura. 

 “Kemungkinan ke Jayapura City dan Jembatan Yotefa namun ini tentatif.  Di Stadion Papua Bangkit hanya sebentar setelah itu ada tatap muka khusus dengan pimpinan DPC dan Rapimda ini akan dibuka oleh Waketum, AHY juga,” imbuhnya. Terkait Pilkada 11 kabupaten disebutkan bahwa dalam Juklat dan PO jelas menyebut bahwa Partai Demokrat tetap mengutamakan kader partai.  Namun bila dari internal belum ada yang bisa dijagokan maka partai akan mengusung dari luar. “Tapi dalam Rapinda ini kami juga akan mendengar aspirasi dari 11 kabupaten barulah pembahasan lanjut,” bebernya. 

 Lebih jauh disampaikan bahwa hasil pertemuan dengan AHY akan dimasukkan dalam kongres sebab sudah muncul wacana dari DPD seluruh Indonesia yang meminta kongres dipercepat. Bila mengikuti sesuai dengan agenda partai maka seharusnya dilakukan di Mei tahun 2020 namun ada pertimbangan agar kongres dipercepat. “Pasca pileg kemarin Partai Demokrat memang belum menyelenggarakan Rakerda dan tahun ini menyongsong kongres 2020, Pilkada 2020 sekaligus memanaskan mesin sehingga kita coba duduk bersama,” katanya.

 Sementara Ketua Panitia, Yeremias Bisai membenarkan bahwa Rapimda ini bagian dari upaya partai untuk memanaskan mesin partai menjelang beberapa agenda penting. Terkait agenda AHY sendiri, Bupati Waropen menyampaikan bahwa semua sudah disiapkan mulai dari penjemputan hingga menuju Stadion Papua Bangkit kemudian ke lokasi acara di Hotel Horison, setelah itu menuju Jembatan Yotefa.  (ade/wen)