Tiga Anak Korban Mengalami Luka Bakar

WAMENA-Delapan unit rumah toko (ruko) di Yos Sudarso, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, ludes terbakar, Kamis (13/5) malam.
Dalam musibah kebakaran ini, dua orang yang merupakan pasangan suami istri (Pasutri) terjebak di dalam ruko yang terbakar dan ditemukan tewas terbakar. Sementara tiga orang anak korban selamat dan mengalami luka bakar.
Pasutri yang tewas dalam kebakaran tersebut Jeriko Sidabutar (50) dan Amida Pareme Simanjuntak (40). Sementara tiga orang anak korban yang mengalami luka bakar yaitu Tian Sidabutar (15), Amanda Sidabutar (8) dan Dirga Sidabutar (4). Ketiganya masih menjalani perawatan di RSUD Wamena.
Berdasarkan data yang diperoleh Cenderawasih Pos dari Polres Jayawijaya, pada pukul 20.10 WIT, SPKT Polres Jayawijaya mendapat laporan dari masyarakat terkait kejadian kebakaran di Jalan Yos Sudarso Wamena.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti Polres Jayawijaya yang menurunkan satu pleton personel yang dipimpin Wakapolres Kompol Ridwan, S.H.,M.H. dan Kabag Ops Kompol R.R.L. Tahapary.
Dua puluh menit kemudian, dua unit mobil Damkar Pemda Jayawijaya dan dibantu 6 unit mobil tangki air milik perusahaan AMDK tiba di TKP. Api baru berhasil dipadamkan sekira pukul 22.00 WIT.
Lima belas menit setelah api dipadamkan, tim identifikasi bersama piket Reskrim yang dipimpin Kasat Reskrim IPTU Mattinetta, S.Sos., MM., melakukan olah TKP awal dan memasang police line di sekitar lokasi kebakaran. Dari lokasi kebakaran, petugas menemukan dua jenazah yang hangus terbakar.
Kapolres Jayawijaya melalui Wakapolres Jayawijaya Kompol Muhamad Ridwan, SH., MH., mengatakan, dua jenazah yang ditemukan tersebut merupakan Pasutri atas nama Jeriko Sidabutar dan Amida Pareme Simanjuntak. Kedua korban terjebak dalam salah satu ruko yaitu Kios Rizky.
“Ada 2 korban jiwa yang ditemukan serta 3 korban luka bakar yang sementara ini dirawat di RSUD Wamena,”ungkap Muhamad Ridwan, Jumat (14/5) lalu.
Dikatakan, dari keterangan korban luka Tian Sidabutar, saat itu saksi sedang berada di ruang tamu dan melihat api sudah mulai membakar bagian belakang. Melihat hal tersebut, saksi langsung mengambil sebuah linggis untuk membuka pintu depan ruko/kios Rizky yang tertutup. Dengan bantuan masyarakat, pintu ruko berhasil dibuka dan korban berhasil dievakuasi bersama kedua adiknya.
“Setelah pintu ruko kios Rizky berhasil dibuka, saksi bersama dengan adiknya Amanda Sidabutar dan Dirga Sidabutar langsung diantar ke RSUD Wamena guna mendapatkan penanganan medis. Sedangkan orang tua saksi, Jeriko Sidabutar dan Amida Pareme Simanjuntak tidak berhasil menyelematkan diri dan ditemukan telah meninggal dunia,” jelas Muhamad Ridwan.
Selain menelan dua korban jiwa dan tiga korban luka bakar, menurut Muhamad Ridwan, kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp 20 miliar.
Polres Jayawijaya menurut Ridwan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui penyebab kebakaran itu.
“Penyebab kebakaran kami belum tahu. Kami baru sebatas mengambil keterangan dari saksi korban, namun yang bersangkutan belum bisa untuk memberikan keterangan lebih dalam. Karena masih menderita kesakitan akibat luka bakar,”tutupnya. (jo/nat)