Komisioner KPU Kabupaten Merauke Syahmuhar Zein, M.AP

MERAUKE-Tiga pasangan calon bupati tahun 2020, yakni pasangan nomor urut 1 Henderikus Mahuze-Edi Santosa, kemudian pasangan nomor urut 2 Heribertus Silubun-Bambang Setiaji dan pasangan nomor urut 3 Romanus Mbaraka-Riduwan menyatakan siap untuk beradu ide dan gagasan sesuai dengan visi misi mereka dalam debat terbuka tahap pertama yang akan digelar di Swiss belHotel, Jumat (30/10) malam ini.
Ditemui wartawan saat blusukan di Pasar Wamanggu, Kamis (29/10), Heribertus Silubun terkait persiapannya dengan debat terbuka tersebut mengaku jika pihaknya biasa saja. Karena tema yang diangkat dalam debat pertama ini sesuai dengan visi misi pasangan Hebat.
“Barang kali yang perlu dipersiapkan lebih baik bagaimana soal tanya jawab antara panelis dengan pasangan calon dan antara pasangan calon. Tapi dari sisi materi kita sudah sangat siap,’’ kata Politisi Partai Demokrasi Perjuangan ini.
Menurut dia, tidak ada persiapan khusus dalam rangka menghadapi debat terbuka tersebut. “Kami hanya lakukan diskusi-diskusi kecil untuk memastikan materi yang diminta KPU ada relevansinya dengan visi misi kami.” jelasnya.
Secara tepisah, calon bupati nomor urut 1 Henderikus Mahuze mengaku pihaknya sudah sangat siap untuk mengikuti debat terbuka tersebut. “Kalau kita sudah siap. Tidak ada persiapan khusus untuk menghadapi debat kandidat ini. Tapi fremingnya, saya pikir teman-treman koalisi punya tugas menyiapkan materi. Dari kisi-kisi yang disampaikan KPU, terkait dengan pelayanan tata kelola pemerintahan seperti apa itu, saya pikir secara tehnis karena kita orang birokrasi saya kira secara materi kita bisa memberikan penjelasan yang baik kepada masyarakat,’’ jelasnya.
Karena itu, jelas dia, tidak ada persiapan secara khusus. ‘’Terakhir itu kita berdoa kep[ada Tuhan Yang Maha Esa semoga besok berjalan dengan baik,’’ tandasnya.
Secara terpisah, Komisioner KPU Kabupaten Merauke Syahmuhar Zein, M.AP mengungkapkan bahwa debat terbuka ini akan dimulai sekitar pukul 19.00 WIT dengan durasi selama 190 menit. Untuk debat terbuka, lanjut Syahmuhar, akan dilakukan dengan protokol kesehatan dengan undangan yang sangat terbatas.
“Bagi yang ingin mengikuti debat, bisa melalui media sosial KPU Kabupaten Merauke. Diminta juga setiap Paslon untuk menyiapkan semacam nonton bareng di masing-masing posko mereka untuk mengikuti debat tersebut tapi dengan protokol kesehatan,’’ tandas Syahmuhar Zein. (ulo/tri)