Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM

JAYAPURA-Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM.,mengaku sangat geram dengan adanya temuan bahwa, petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Jayapura (DLHK) datanya dipermainkan.

 Pasalnya,  selama ini berdasarkan laporan data yang diberikan untuk petugas kebersihan penyapu jalan jumlahnya ada sekira 600 orang, padahal pada waktu dilakukan pendataan sementara jumlahnya masih 200 orang saja.

 Untuk itu, Wali Kota memerintahkan kepada Wakil Wali Kota Jayapura dan Kepala DLHK Kota Jayapura Ir.Hj.Ketty Kailola, M.Si., segera mengecek secara detail 600 orang petugas penyapu jalan apakah itu betul atau tidak, jangan sampai ini hanya data di atas kertas saja.

 “Kalau benar ini ada unsur penipuan maka saya akan laporkan kepada pihak berwajib yakni Polres Jayapura Kota, karena telah melakukan penipuan terhadap anggaran daerah yang kita keluarkan, untuk membayar hak-hak mereka,’’tegasnya.

  Dijelaskan, untuk lebih memastikan petugas kebersihan penyapu jalan berapa jumlahnya, hal yang dilakukan yakni dimana saja petugas kebersihan ini bekerja dan juga lokasi dimana mereka bekerja, apakah di Distrik  Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Abepura, Heram dan Muara Tami, akan di data secara akurat.

  “Saya akan menonaktifkan Kabid Persampahan dengan SK Wali Kota yang bersangkutan yang menangani masalah tersebut dan Ini masalah Pemkot pemerintah kota atau wali kota dan saya minta dari DPRD Kota Jayapura tidak ada yang ikut campur dalam masalah ini, karena ioni haknya saya untuk menyelesaikannya,  dan DPRD tidak punya hak untuk memanggil Kepala DLHK Kota Jayapura, kalau tidak ada izin dari saya,’’tandasnya.(dil/wen)