Dandim 1709 Yapen dan Waropen, Letnan Kolonel Infantri Leon Pangaribuan SH saat memberikan arahan pada pembukaan pelaksanaan Kegiatan Pembinaan Keluarga Besar TNI (KBT) TW IV TA  2020,  beberapa hari lalu. ( FOTO: Sinambela/cepos)

SERUI – Komandan Distrik Militer 1709 Yapen dan Waropen, Letnan Kolonel Infantri Leon Pangaribuan SH, meminta seluruh jajaran Kodim harus bisa menjadi pelopor dalam mengatasi pandemi Covid-19. 

   “Kita harus aktif memberikan edukasi dan pemahaman kepada seluruh masyarakat agar lebih disiplin untuk mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah,” ungkapnya saat memberikan arahan pada pembukaan pelaksanaan Kegiatan Pembinaan Keluarga Besar TNI (KBT) TW IV TA. 2020,  awal pekan ini.

   Kegiatan yang diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya ini, mengutip Tema “Aksi Nyata Bela Negara Keluarga Besar TNI Di Era Kekinian”, yang diikuti oleh anggota organisasi keluarga besar TNI yaitu, FKPPI dan PPM serta diikuti juga oleh para Purnawirawan TNI dan Persit Kodim 1709/Yawa.

  Lebih jauh Dandim mengemukakan bahwa kegiatan pembinaan bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran Bela Negara bagi keluarga besar TNI dalam mendukung tugas pokok TNI AD, dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI, serta meneguhkan kembali komitmen keluarga besar TNI dalam rangka mempererat kesatuan dan persatuan antar komponen, yang selama ini menjadi binaan TNI melalui kesadaran bela Negara.

  “Kegiatan pembinaan sebagai  sarana mempererat tali silaturahmi, dalam rangka membina hubungan keakraban, menjalin komunikasi dan kerjasama diantara kita sekalian,”  ujarnya lagi. 

  Pada kesempatan itu, Dandim mengharapkan tali silaturahmi keluarga besar TNI, harus terus di tingkatkan soliditas dan kesamaan visi dan misi, guna mengantisipasi permasalahan bangsa dalam rangka mewujudkan keutuhan NKRI, nantinya akan ada juga pemberian beberapa materi oleh Pasiter dan Pasiops Kodim 1709/Yawa, lanjut Dandim.

  Pada masa pandemi Covid-19 ini, memerlukan keterlibatan dan peran serta semua pihak secara terpadu bergotong royong dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, serta melakukan upaya-upaya penananganan dampak-dampak lainnya penerapan physical distancing, dalam upaya percepatan penanganannya, termasuk dampak sosial ekonomi masyarakat. 

  “Melalui cara hidup sehat, mentaati protokol kesehatan seperti yang telah di anjurkan Pemerintah, yaitu menggunakan masker, membiasakan cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah beraktifitas dan menjaga jarak,” terang Dandim.

  “Untuk itu, dalam kesempatan yang baik ini, saya mengajak hadirin semua untuk aktif memberikan edukasi dan pemahaman kepada seluruh lapisan masyarakat, untuk menjalankan protokol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19 dan KBT harus menjadi pelopor dalam mengatasi Covid-19,” terangnya. (rin/tri)