Bincang-bincang  dengan Mathius Awoitauw, Ketua Sub PB PON Kabupaten Jayapura 

Sub PB PON  Kabupaten Jayapura sudah mendapatkan alokasi anggaran dari PB PON Papua untuk membiayai seluruh kegiatan yang berkaitan dengan Pekan Olahraga Nasional di kluster atau sub PB PON Kabupaten Jayapura. Meski secara fisik, anggaran itu belum diterima, namun panitia Sub PB PON Kabupaten Jayapura harus dipersiapkan secara matang agar pengelolaan dan penggunaan dana tersebut sesuai peruntukannya.

Laporan: Robert Mboik- Sentani

Raut wajah Bupati Matius Awoitauw sedikit terlihat legah setelah Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) Provinsi Papua, melalui ketua harian PB PON Papua, Yunus Wonda  melakukan pergeseran anggaran yang ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima tugas, fungsi tanggung jawab dan anggaran penyelenggaraan PON XX  2021 di Kabupaten Jayapura.  

Total anggaran PON untuk Sub PB PON Kabupaten Jayapura sebesar Rp 94.893.245.428.

Bupati Mathius Awoitauw yang juga Ketua Sub PB PON Kabupaten Jayapura menyebutkan, setelah secara administrasi pergeseran dan kewenangan anggaran itu diserahterimakan kepada Sub PB PON Kabupaten Jayapura, langkah berikutnya adalah bagaimana mempersiapkan tim kerja Sub PB PON Kabupaten Jayapura dalam hal mengelola anggaran yang akan digunakan untuk membiayai seluruh kegiatan dan aktivitas selama PON itu berlangsung di Kabupaten Jayapura.

“Uang belum datang, tetapi tim harus kita siapkan terlebih dahulu. Harus ada Bimtek dulu, mungkin tim asistensi dari Uncen dan provinsi ini tidak boleh selesai di hari ini saja. Tapi mereka harus mendampingi Bimtek selanjutnya, supaya tim sub Kluster Kabupaten Jayapura secara administrasi harus dimampukan,”kata Mathius Awoitauw usai penandatanganan berita acara dokumen di Hotel Sunny Garden Sentani, Rabu (15/6), malam.

Ya, orang nomor satu di Kabupaten Jayapura itu mengatakan, dana yang digelontorkan itu bukan dalam jumlah yang kecil. Kemudian dana itu juga dipergunakan untuk membiayai kegiatan besar yaitu PON yang akan dilaksanakan di Kluster Kabupaten Jayapura sebagai salah satu tempat penyelenggaraan event nasional itu.

Oleh karena itu, Bupati Awoitauw berharap agar koordinasi Antara sub PB PON dan PB PON Papua harus tetap terbangun hingga pelaksanaan kegiatan ini selesai. 

“Kita tidak menunggu, tapi persiapan itu harus dilakukan segera,” ujarnya.

Dia juga meminta agar sosialisasi terkait pengelolaan anggaran sesuai dengan RAB yang sudah disusun bersama itu harus terus dilakukan. Dia juga berharap agar proses pergeseran anggaran ke Kabupaten Jayapura itu tidak terlalu lama karena saat ini waktu yang tersedia semakin mepet. 

Untuk penggunaan anggaran tersebut nantinya yang paling  memakan biaya yang cukup besar adalah kegiatan di bidang SDM, sekretariat. 

Di satu sisi terkait dengan pergeseran anggaran dan kewenangan kepada Sub PB PON Kabupaten Jayapura itu ada sejumlah tanggung jawab yang dibebankan kepada Sub PB PON selaku penyelenggara. Salah satunya terkait penggunaan anggaran dana hibah untuk pembiayaan kegiatan PON di Kluster Kabupaten Jayapura. 

“Kita menangani ini sesuai alokasi anggaran dan rincian kegiatan itu, semua itu kita kerjakan. Kita tidak berhenti di situ, tetap sosialisasi dan juga mengkondisikan daerah, termasuk mengajak masyarakat terlibat. Itu terus kita lakukan koordinasi. Kita tidak terpaku pada dana itu,”ujarnya.

Sementara itu, terkait dengan kesiapan sejumlah venue yang akan digunakan pada saat kegiatan PON di Kabupaten Jayapura itu, menurutnya sejauh ini tidak ada kendala yang berarti, dari sekian venue itu, tersisa dua yang belum diselesaikan.

“Yang belum ini masih ada dua venue, tetapi saat ini dalam proses pembangunan,”tambahnya. (*)