JAYAPURA- Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K)., mengonfirmasi bahwa kembali terjadi penambahan kasus positif baru di Provinsi Papua, Selasa (28/7) kemarin. Dalam konferensi pers yang dilakukan di Posko Satgas Covid-19 Provinsi Papua, dr. Sumule menyebutkan bahwa terjadi penambahan 26 kasus positif baru di Papua.

“Demikian, 26 kasus positif baru di antaranya 17 kasus di Kota Jayapura, 4 kasus di Mimika, 1 kasus di Kabupaten Jayapura, 3 kasus di Kabupaten Merauke, dan 1 kasus lainnya di Kabupaten Pegunungan Bintang,” ungkap dr. Silwanus Sumule, Selasa (28/7) kemarin.

Selain penambahan kasus positif baru, dr. Sumule memaparkan bahwa terjadi pula penambahan kasus sembuh, yakni sebanyak 18 kasus, di Papua. Demikian, 18 kasus sembuh ini di antaranya berasal dari Kabupaten Mimika dengan tambahan 10 kasus, Kabupaten Jayapura bertambah 1 kasus, dan Kabupaten Biak Numfor mendapat tambahan kasus sembuh sebanyak 7 kasus.

“Dengan demikian, secara kumulatif, kasus positif Covid-19 di Papua telah mencapai 2.916 kasus, yang mana di antaranya 1.522 pasien tengah mendapat perawatan, baik di rumah sakit maupun tempat karantina terpusat. Kemudian, 1.362 pasien telah dinyatakan sembuh dari Covid 19, dan 32 pasien meninggal dunia,” tambahnya.

“Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) diketahui sebanyak 3.081 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 232 pasien, dan pemeriksaan swab dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) dan Test Cepat Molekuler (TCM) yang telah mencapai angka 26.133 sampel,” sambungnya.

Berdasarkan evaluasi yang dilakukan dalam periode 4 Juli – 26 Juli, dr. Sumule membeberkan bahwa terdapat 936 tambahan kasus positif baru, 12 kasus meninggal dunia, tambahan 2 kabupaten baru yang terdampak Covid 19, yakni Tolikara dan Pegunungan Bintang.

Selain itu, terjadi pula penambahan kasus sembuh dalam periode tersebut sebanyak 406 kasus, dan pemeriksaan PCR/TCM mencapai 9.550 sampel, atau hampir 10 ribu sampel yang dilakukan dalam periode waktu tersebut.

“Luar biasa kerja keras dari teman-teman petugas laboratorium dalam pemeriksaan sampel yang dilakukan, terlebih kala mengingat mereka ini yang rentan dengan penularan Covid 19. Apresiasi yang tinggi diberikan bagi petugas laboratium atas kerja kerasnya dan kinerja yang luar biasa dalam pemeriksaan sampel yang dilakukan dengan tanpa mengenal lelah,” pungkasnya. (gr/nat)