Para pemaian Cricket Putra Papua ketika mengikuti ICL Bali, Minggu (13/12) ( FOTO: Makabori For Cepos)

JAYAPURA – Cricket Putra Papua atau Cenderawasih Papua sukses menyabet medali emas dalam turnamen Cricket League (ICL) Bali Division 2020. Di babak final, Criket Putra Papua mengalahkan lawan tangguh Bali Lost Boys dengan skor 77-75 yang berlangsung di Bali, Minggu (13/12).

Papua nyaris mengawinkan medali emas, sayangnya Cricket Putri Papua (Cenderawasih Papua) hanya meraih medali perak. Usai di babak final menelan kekalahan 80-81 dari Gianyar Cc.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Papua, Christian Makabori mengatakan, bahwa untuk putri, mereka mengaku kekuatan materi tim lawan lebih unggul dari mereka.

Tapi ia tetap melayangkan pujian kepada para Cricket Papua yang mampu meladeni permainan anak-anak Gianyar Cc yang diperkuat 3 pemain nasional.

“Memang diakui kita kalah hanya karena mental, lawan yang dihadapi merupakan tim terkuat dan langganan juara dalam ICL. Gianyar juga diperkuat 3 pemain nasional yang sudah malang melintang di tim nasional Indonesia,” ungkap Makabori kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Minggu (13/12).

Untuk putra, Makabori tak menyangka bahwa mereka bisa melampaui target yang mereka usung. Sama halnya dengan tim putri, Makabori mengaku bahwa lawan tim putra jauh lebih tangguh.

Pasalnya, pada babak penyisihan, Cricket Putra Papua mengalami kekalahan dari tim bertabur legiun asing itu.

“Bali Lost Boys yang mana pemainnya sebagian orang asing dari Australia, Inggris, India, Srilangka dan Bangladesh. Sebenarnya kemenangan ini diluar target karena Bali Lost Boys pernah mengalahkan kita di babak penyisihan,” ujar Makabori.

“Tapi karena ketenangan dan kesabaran dari atlet maka puji Tuhan kami bisa mengalahkan mereka dengan kerja keras,” sambungnya.

Kata Makabori, ICL Bali 2020 merupakan tolak ukur Cricket Papua selama mengikuti pemusatan latihan. Ia pun mengaku memiliki banyak catatan dari turnamen tersebut untuk melakukan persiapan lebih baik lagi jelang PON XX 2021.

“Hasil ini baik tim putra dan putri jadi pelajaran berharga untuk persiapan tim menjelang PON XX 2021. Masih ada 8 bulan kedepan untuk lebih mematangkan atlet,” ucap Makabori.

“Atas nama Pengprov PCI Papua beserta tim Cricket Papua mengucapkan terima kasih kepada KONI Provinsi Papua dan Puslatprov yang sudahh memberikan kami berlatih sejak bulan Maret 2020 di Klungkung Bali,” pungkasnya. (eri/gin).