Theresia Mahuze, SH  ( FOTO: Sulo/Cepos) 

MERAUKE- Ketua KPU  Kabupaten  Merauke  Theresia Mahuze, SH mengungkapkan,  bahwa   pencocokan dan penelitian (Coklit)  pemilih  dalam rangka  Pilkada serentak di Kabupaten Merauke rampung  100 persen  sesuai dengan  jadwal  dan tahapan  pemilihan  serentak.        

   “Kalau coklit  ini digelar mulai  dari 15 Juli  sampai 13 Agustus  2020  dan itu sudah   rampung  100 persen,’’ kata   Theresia Mahuze ditemui  media ini, Rabu  (19/8).    

   Tahapan yang ada sekarang lanjut dia, adalah penyusunan  daftar pemilih hasil pemutakhiran   yang dilakukan  oleh PPS.  Penyusunan daftar pemilih hasil pemutakhiran  ini, lanjut dia, dimulai 17 Agustus dan berakhir 29 Agustus 2020 mendatang.   

  “Rekap daftar pemutakhiran mulai tingkat desa atau kelurahan kemudian rekap tingkat distrik. Setelah distrik kemudian rekap tingkat  kabupaten/kota  baru ditetapkan sebagai  Daftar Pemilih  Semnetara (DPS),’’ jelasnya. 

   Dikatakan, sesuai dengan jadwal itu, penetapan DPS akan dilakukan  mulai 5-14 September. Setelah  ditetapkan sebagai DPS, pihaknya   akan turunkan lagi, supaya bagi warga ber-KTP Merauke  yang belum terdata, masih ada  kesempatan untuk mendaftarkan  diri. “Ini belum  final, karena itu kita akan jadikan DPS   dan turunkan lagi untuk dicroskcek lagi sebelum menjadi DPT,” katanya.    

  Ditambahkan, jumlah  pemilih di  Merauke mengalami penambahan  karena adanya pemilih  pemula  yang sebelumnya  148.000  lebih menjadi  170.000 lebih. Dengan  penambahan  ini,  jelas  Theresia  Mahuze, maka jumlah TPS juga bertambah dari sebelumnya 489  menjadi 506 TPS. “Ada  tambahan  27 TPS   lagi,” pungkasnya. (ulo/tri)