Cesar Avianto Tunya saat memberikan sambutan usai terpilih sebagai Ketua Pengrov FPTI Papua periode 2021-2025 yang berlangsung di Hotel Grand Talent, Rabu (24/3). ( FOTO: Erik / Cepos)

JAYAPURA – Dalam Musyawarah Luar Biasa Pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Papua, Cesar Avianto Tunya, terpilih sebagai Ketua Pengrov FPTI Papua periode 2021-2025 menggantikan Malekidin Soltif.

Dalam Musprov luar biasa tersebut dihadiri oleh 5 dari 6 pengurus cabang FPTI di Papua. Adapun pengurus cabang yang hadir diantaranya Pengcab Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, Merauke dan Keerom. Sementara satu-satunya Pengcab FPTI yang tak hadir ialah Kabupaten Biak.

Dalam Musprovlub tersebut, Cesar Tunya terpilih secara aklamasi, karena selama penjaringan, Cesar Tunya merupakan calon tunggal.

George Kaiba, Anggota Bidang Organisasi KONI Papua menjelaskan, Musprovlub tersebut telah sah secara AD/ART Pengprov FPTI Papua. Kata George, Papua akan menghadapi PON XX tahun ini, sehingga setiap cabang olahraga harus memiliki pemimpin yang lebih pro aktif untuk mendukung atletnya dalam meraih prestasi terbaik pada event olahraga empat tahunan tersebut.

“Agenda penting dari Musporvlub ini memilih ketua FPTI yang baru, karena selama ini ketua yang lama itu tidak aktif sementara kita akan menghadapi PON, maka kita butuh ketua FPTI yang baru untuk bisa menyukseskan PON dan bisa memperhatikan kebutuhan atlet yang sedang TC, itu tujuan utama,” ungkap George kepada Cenderawasih Pos usai Musprovlub yang berlangsung di Hotel Grand Talent, Kota Jayapura, Rabu (24/3).

Dikatakan, tidak aktifnya ketua FPTI Papua yang lama, seluruh pengurus FPTI di Papua meminta KONI menfasilitasi untuk mendukung musyawarah luar biasa ini, sehingga ini langkah-langkah organisasi KONI untuk mendukung aspirasi dari FPTI Papua.

Kata George, KONI berharap, dengan Ketua FPTI Papua yang baru mampu membawa angin segar bagi organisasi kepenguruan FPTI Papua, termasuk memberikan perhatian bagi atlet Panjat Tebing Papua yang sedang melakukan pemusatan latihan.

“Fokus utama itu PON yang sudah dekat, KONI Papua berharap dengan adanya Musprovlub ini dan terpilihnya ketua baru, bisa melakukan koordinasi pada pengurus kabupaten/kota, tapi yang terpaling penting adalah menjawab kebutuhan atlet yang sedang menjalani TC,” ucap George.

Sementara itu, Cesar Tunya mengatakan, bahwa setelah menjadi Ketua Pengprov FPTI Papua, ia akan berusaha membawa cabang olahraga Panjat Tebing lebih maju lagi. Termasuk meningkatkan SDM seperti pelatih, perangkat pertadingan, serta memantapkan kesiapan atlet Panjat Tebing menuju PON XX 2021.

Bahkan Cesar mengaku akan berusaha memberikan prestasi terbaik bagi cabang olahraga Panjat Tebing di PON XX. Apalagi pesta olahraga terbesar tanah air itu akan dilaksanakan di rumah sendiri.

“Dengan pengurus yang baru, semoga kami juga bisa didukung oleh KONI Provinsi untuk bisa memaksimalkan capaian prestasi di PON. Target emas sudah pasti, satu atau dua, intinya Panjat Tebing akan menyumbangkan medali emas,” ujar Cesar.

Selain itu, kata Cesar, kedepan Pengprov FPTI Papua akan menyiapkan atlet berjenjang dengan mamanfaatkan fasilitas venue Panjat Tebing yang ada di Kabupaten Mimika.

“Rencananya kita akan bentuk PPLP untuk Cabor Panjat Tebing di Timika, karena space setelah PON itu sudah ada. Nanti kita akan menyurat ke Kementrian, Disorda Papua atau stakeholder terkait. Kita sudah punya venue jadi harus dimanfaatkan kedepan untuk pembinaan atlet,” pungkasnya. (eri/tho)