JAYAPURA- Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K)., melaporkan bahwa Provinsi Papua telah mencapai angka tertinggi pasien sembuh sejak pertama Covid 19 masuk di Papua.

Diketahui, dari total 3.575 kasus positif secara kumulatif, 3.024 pasien atau 85 persen merupakan pasien yang telah dinyatakan sembuh dari Covid 19. Sedangkan, 609 pasien  atau 14 persen masih dirawat, dan 42 pasien (1 persen) meninggal dunia.

Angka kesembuhan tertinggi ini diketahui setelah penambahan sebanyak 197 pasien sembuh pada Selasa (25/8) kemarin. Sebanyak 197 pasien sembuh ini berasal dari Mimika dengan 8 pasien, Kabupaten Jayapura dengan 20 pasien, dan Kota Jayapura dengan 169 pasien.

“Kita berikan apresiasi yang tinggi bagi seluruh petugas kesehatan. Ini adalah angka tertinggi yang kita capai dalam upaya penyembuhan pasien. Angka ini kita sadari merupakan hasil kerja keras kita semua, terutama para petugas kesehatan pada umumnya, mulai dari petugas surveilans hingga petugas laboratorium,” ungkap dr. Silwanus Sumule, Selasa (25/8) kemarin.

Namun, diharapkan, dengan angka kesembuhan yang mencapai 85 persen, dan angka pasien dirawat yang menyusut hingga hanya 14 persen, serta pasien meninggal dunia yang hanya 1 persen, tidak membuat lengah penanganan Covid-19 di Papua.

“Upaya yang kita lakukan, termasuk dalam menjaga disiplin masyarakat menjalankan protokol kesehatan, melakukan tracing dan treatment dalam penanganan Covid-19 harus tetap kita laksanakan. Masyarakat masih menjadi garda terdepan penanganan Covid-19, sehingga disiplin menjalankan protokol kesehatan, mulai dari mengenakan masker, tidak berkumpul, hingga menjaga jarak merupakan upaya memutus mata rantai penyebaran Covid 19,” tambahnya.

Selain kasus sembuh, dr. Sumule mengonfirmasi penambahan kasus positif baru, yakni sebanyak 24 kasus, di antaranya 6 kasus di Merauke, 5 kasus di Mimika, 8 kasus di Biak Numfor, 1 kasus di Kabupaten Jayapura, dan 4 kasus di Kota Jayapura.

“Dengan catatan ini, secara kumulatif, kasus positif kita telah mencapai 3.575 kasus, di mana 609 pasien dirawat (14 persen), 3.024 pasien sembuh (85 persen), dan 42 pasien meninggal dunia (1 persen). Hingga kini, pemeriksaan PCR/TCM juga telah mencapai 37.986 sampel,” pungkasnya. (gr/nat)