Para peserta taruna dan taruni Poltekip dan Poltekim, saat mengikuti tes kesehatan di Kanwil Kemenkumham Papua di Kotaraja, Rabu (9/9) kemarin. ( FOTO: Yewen/Cepos)

JAYAPURA- Calon Taruna Politeknik Ilmu Permasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim) mengikuti tes kesehatan di halaman Kanwil Kemenkumham Provinsi Papua Rabu (9/9) kemarin.

 Dalam tes kesehatan ini dilakukan pengukuran berat badan dan tinggi badan dari para calon Taruna dan Taruni yang dilakukan langsung oleh Panitia Daerah Kanwil Kemenkumham Papua dengan penuh ketelitian dan transparan. Tes kesehatan ini dilakukan selama satu hari.

“Saya ingatkan kepada calon taruna untuk tidak mudah mempercayai berita hoax atau berita bohong, terkait dengan seleksi penerimaan. Percayalah pada kemampuan diri sendiri,” kata Ketua Panitia Daerah yang juga Kadiv Administrasi Kanwil Kemenkumham Papua.

 Kata Manurung jumlah calon taruna dan taruni Kanwil Kemenkumham Papua yang lolos Seleksi Kompetenesi Bidang (SKB) berjumlah 32 orang, tetapi hari ini (kemarin-red) 5 orang di antaranya belum hadir pada tes kesehatan, sehingga jumlah yang ikut tes hari ini (kemarin-red) sebanyak 27 orang. “Semoga tes kesehatan hari ini (kemarin-red) berjalan lancar dan ade-ade boleh lulus semuanya,” ucapnya

 Kakanwil Kemenkumham Papua, Murdjito Sasto mengatakan jika anda gagal di seleksi tes kesehatan kali ini masih ada kesempatan di tahun depan untuk mencoba lagi.

 “Jika ada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan motif apapun baik dengan mengatasnamakan pejabat atau pegawai maupun panitia seleksi hal tersebut merupakan tindakan penipuan,” tegasnya.

 Murdjito mengatakan, tahapan hari ini (kemarin-red) merupakan tahapan kedua setelah mengikuti seleksi SKB melalui sistem Computer Based Test (CAT). Kedepan akan ada tahapan selanjutnya yakni Kesamaptaan dan Wawancara.

 Murdjito berharap semoga tes selanjutnya dipercayakan untuk Panitia Daerah agar anda sekalian tidak harus mengeluarkan biaya untuk ke Jakarta. “Tes ini murni dilaksanakan secara transparan, tanpa janji-janji manusia. Semua sesuai kemampuan dari ade-ade sekalian,” pungkasnya. (bet/wen)