dr. Aaron Rumainum ( FOTO: Yewen/Cepos)

JAYAPURA- Hingga kini, cakupan vaksinasi di Papua telah mencapai 10,94 persen. Itu untuk vaksinasi pertama. Sedangkan vaksinasi kedua masih di bawah 1 persen, atau tepatnya 0,74 persen. Demikian, dari 2.920 vaksinasi pertama, 2.076 orang di antaranya telah divaksinasi, sednakgna 249 menunda vaksinasi, dan 595 batal vaksinasi.

Sementara untuk vaksinasi kedua, 140 orang telah divaksinasi, 4 orang tunda vaksinasi dan 3 orang batal vaksinasi. Menyampaikan perkembangan cakupan vaksinasi, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Aaron Rumainum, M.Kes., menguraikan bahwa Mimika masih menjadi daerah dengan cakupan vaksinasi tertinggi, dengan 1.271 orang telah divaksinasi, 257 orang batal vaksinasi dan 137 tunda vaksinasi.

Kota Jayapura berada diurutan berikutnya dengan capaian 749 orang telah divaksinasi, 252 orang batal vaksinasi dan 80 orang tunda vaksinasi. Kemudian, Kabupaten Jayapura di urutan ketiga dengan 161 orang sudah divaksinasi, 87 orang batal vaksinasi dan 29 orang tunda vaksinasi.

Kabupaten Biak Numfor diketahui telah menjalankan vaksinasi juga. Pasalnya, berdasarkan data yang disampaikan, sudah 29 orang yang melakukan vaksinasi di Biak Numfor, di mana 2 orang batal vaksinasi dan 6 orang tunda vaksinasi.

Sebagaimana diketahui, penundaan maupun pembatalan vaksinasi terjadi karena penerima vaksin ada berbagai alasan secara medis, seperti halnya karena pernah menjadi penyintas Covid-19, sedang menyusui, memiliki penyakit penyerta seperti hipertensi maupun sedang dalam kondisi hamil. (gr/ary)