SERUI-Kepemimpinan Bupati Yapen Tonny Tesar, S.Sos dan Wakil Bupati Frans Sanadi, BSC, S.Sos, MBA selama 2 periode, pembangunan bidang infrastruktur meningkat tajam. Jalan Serui-Dawai wilayah Timur, jalan Serui-Ansus wilayah Barat dan jalan Serui-Saubeba wilayah Utara sudah tembus dan moda transportasi darat pun sudah lancar beropersi. 

Bupati Tonny Tesar saat menyerahkan kunci mobil L300 Mitsubishi jenis pick up bagi masyarakat,  di halaman rumah dinas Bupati Yapen, Kamis (2/7).  ( FOTO: Sinambela/Cepos)

   Kini, peningkatan pembangunan Saubeba-POOM sedang digencarkan. Seiring meningkatnya pembangunan  infrastruktur jalan, kebutuhan masyarakat pun kian meningkat pula, permintaan bantuan mobil oleh masyarakat kepada pemerintah tidak terbendung. 

   Namun demikian, Bupati Tonny tetap responsif terhadap keinginan masyarakat, sehingga setiap tahun anggaran berjalan, pengadaan mobil untuk masyarakat selalu direncanakan. Puluhan kendaraan L300 jenis pick up, sudah dibagikan untuk dipakai masyarakat sebagai sarana angkutan penumpang dengan model kelompok.

   Di masa Pandemi, Kamis (3/7) sore, di halaman rumah jabatan,  Bupati Tonny Tesar menyerahkan 2 unit kendaraan roda empat merk Mitsubishi L300 jenis pick up kepada masyarakat untuk dijadikan sebagai mobil angkutan guna membantu dan meringankan beban masyarakat, sekaligus menjawab satu-persatu keinginan masyarakat. 

  “Bantuan mobil akan mendorong dan meningkatkan sektor perekonomian di tengah-tengah masyarakat akan lebih bertumbuh lagi,” tegas Bupati kepada awak media.

  Lebih jauh Bupati menegaskan bahwa mobil angkutan yang diserahkan kepada masyarakat, untuk melayani masyarakat yang tinggal di bagian Timur dan Utara. “Trayek mobil angkutan untuk melayani masyarakat yang tinggal di wilayah Timur dan Utara,” tegasnya.

   Sehingga dengan adanya tambahan angkutan ke wilayah Timur dan Utara, transportasi lebih lancar dan pertumbuhan ekonomi masyarakat semakin meningkat. Karena hasil pertanian di bagian Utara dan Timur sudah lancar dibawa untuk dijual ke pasar. “Masyarakat yang tidak mampu tidak boleh dipatok ongkosnya, harus dibedakan dengan ongkos SMS. Ingat naik gratis setelah turun bayar ongkos,” pesannya.

   Penyerahan bantuan kendaraan, dihadiri Sekda Ir. Alexander Nussy, MM, Asisten III Setda Erni R Tania, SIp, Kepala Badan Kesbang Pol Sony Woria, Kadis Perhubungan Ronny T Ayorbaba, AP, MSi.

   Sementara itu, Yakob Baransano sebagai penerima bantuan mobil, mengaku senang dan berterima kasih kepada Bupati atas bantuan yang ia terima. “Saya akan bertanggungjawab mengoperasikan mobil, untuk melayani masyarakat di bagian Timur,” katanya. 

   Ia pun berjanji, bahwa ongkos angkutan tidak akan disamakan dengan angkutan lain yang melayani trayek Serui-Dawai. “Ongkos dari Dawai ke Serui yang awalnya 150.000 nantinya akan dibawah 100.000 untuk masyarakat , untuk ASN beda lagi,”terangnya. (Rin/tri)