Wakil Ketua II DPRD  Merauke Dominikus Ulukyanan saat menyerahkan daftar nama warga  yang akan  pulang  dari  Kota Merauke ke kampung halaman mereka  di  Kimaam, Ilwayab, Tabonjki dan Waan diterima  bupati  Merauke  Frederikus  Gebze, pada  rapat dengar pendapat  antara bupati   Merauke dengan DPRD Merauke, Senin (15/6)  ( FOTO: Sulo/Cepos )

MERAUKE- Bupati Merauke Frederikus  Gebze menyetujui pemulangan ratusan  warga dari Kimaam dan pemekarannya  yakni Distrik Ilwayab,  Tabonji dan Waan  ke kampung  halaman  mereka.  Respon yang  diberikan  Bupati  Frederikus  Gebze ini  setelah  Wakil Ketua II  DPRD Kabupaten Merauke  Dominikus  Ulukyanan  menyampaikan kembali  permohonan  pemulangan  ratusan warga  dari Kimaam dan pemekarannya  ke  pemerintah    daerah sejak sejak  akhir  bulan  Mei lalu. 

  Menurut  Dominikus  Ulukyanan, dengan adanya   pandemi  Covid-19   tersebut,  warga dari 4 distrik yang tinggal di Merauke   baik sebagai  mahasiswa  maupun  bukan  semakin sulit.  Sementara   tidak mendapatkan bantuan  sembako yang dibagikan  pemerintah  daerah  karena  tidak  memiliki   KTP atau kartu keluarga  Distrik Merauke. 

   Sementara    keluarga  tempat  mereka  menumpang  selama ini  juga semakin sulit  dan terbeban. Karena itu, kata dia,  warga  tersebut  ingin  balik ke kampung halaman  mereka. Namun  diakui  Dominikus Ulukyanan  warga  yang  pulang  tersebut  terlebih dahulu   harus melalui  pemeriksaan kesehatan, memastikan  bahwa    yang akan pulang ini  sehat   dan bebas dari  Covid-19. Jangan sampai     mereka kembali ke kampung  membawa  virus  lagi. (ulo/tri)