Wakil Wali Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM., memberikan keterangan usai diberikan vaksin Covid-19 ( FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA – Menjadi orang pertama di Kota Jayapura yang menerima vaksin sinovac memberi  jawaban bahwa sejatinya  tidak perlu khawatir berlebihan dari efek samping produk buatan China tersebut. Rustan membantah kekhawatiran publik dengan divaksin lebih dulu  untuk selanjutnya menyampaikan testimoni soal dampaknya. 

 “Saya melihat beritanya di media cukup ramai terkait dampak dari vaksin itu sendiri. Ada yang mengatakan setelah divaksin nanti tubuh bisa stroke, bisa lumpuh bahkan meninggal dunia dan untuk membuktikan itu saya ciba sendiri apakah vaksin ini layak atau tidak layak untuk digunakan untuk masyarakat,” beber Rustan saat ditemui di Jayapura Ahad (17/1). Biar informasi tidak simpang siur dirinya mencoba lebih dulu dan kata Rustan, dampak untuk tubuh pasti ada mulai dari mengantuk, tangan pegal hingga  bekas dari vaksin itu sendiri. 

  Namun sehari setelah divaksin Rustan mengaku sudah bekerja seperti biasa. “Bahkan hari ini (kemarin) saya turun  dengan komunitas lingkungan bersihkan sampah di kali. Berita – berita kekhawatiran ini tidak benar kami  sanggah sebab di hari kedua ini kami aman – aman saja dan artinya  cocok untuk masyarakat,” ucapnya.  Ia lantas mengajak untuk warga tidak menolak vaksin  mumpung saat ini gratis. “Memang tubuh anda adalah hak anda tapi ingat jika anda terpapar artinya anda bisa menularkan kepada mereka yang sehat. Apakah itu anak, istri, suami atau keluarga lain. Silahkan itu pilihan dan kami hanya menganjurkan dimana setelah divaksin paling tidak ada kekebalan 65.3 persen lebih baik,” imbuhnya. 

 Ia memberi gambaran jauh ke depan dimana jika program vaksin ini berjalan baik dan masyarakat tertib dengan 3M maka ia  mengatakan bahwa tak menutup kemungkinan Jayapura bisa kembali seperti sedia kala. “Tinggal memilih saja, mau daya tahan lebih baik atau mudah terpapar,”  tutupnya. (ade/wen)