MERAUKE-Bantuan  Sosial Tunai  (BST) Covid-19  tahap I, II dan III untuk 70 kampung di  9 distrik  di Kabupaten Merauke  ditarik  dan  rencananya dialihkan ke -11   kelurahan  yang ada di  Distrik Merauke.  

  “Ya, untuk BST Covid  di 9 distrik  telah ditarik.  Artinya,   masyarakat  yang namanya  menerima BST   Covid-19  di  9 distrik tersebut diganti  dengan Bantuan  Langsung  Tunai  yang bersumber dari  dana kampung,’’ kata Kepala Dinas    Sosial Kabupaten Merauke  Yohanes Samkakai, ketika  ditemui Cenderawasih Pos  di ruang kerjanya,  Rabu (5/8).   

Yohanes Samkakai ( FOTO: Sulo/Cepos)

   Sembilan  distrik  tersebut  jelas  Yohanes Samkakai adalah Distrik Kimaam, Tabonji, Ilwayab, Waan,  Okaba, Tubang, Ngguti ,  Kaptel dan  Animha.  Dikatkakan,   BST-Covid   untuk  9  distrik   yang ditarik  tersebut  dialihkan  untuk   warga   kurang mampu  yang ada di   11  kelurahan   di Distrik Merauke. Namun sampai sekarang  belum ada jawaban  dari  Kementerian Sosial. 

  “Kita sudah ajukan ke Kementerian  Sosial  Republik Indonesia untuk dialihkan kekelurahan yang ada di  dalam Kota Merauke ini.  Cuma   sampai sekarang  belum ada jawabannya,’’ terangnya. 

  Sementara untuk  BST tahap ke-4 sampai  tahap  ke-9, lanjut   Yohanes Samkakai   yang akan dibayarkan  sebesar Rp 300  ribu bagi setiap  keluarga penerima manfaat  tersebut   sudah  diterima  pihaknya. Hanya saja,  untuk nama-nama penerima BST Covid tahap ke-4 sampai ke-9   tersebut  yang belum  ada. 

  “Nama-nama penerimanya yang belum  kita terima. Apakah  dari 9 distrik  yang dialihkan ke 11 kelurahan  itu sudah ada  atau tidak, kami juga belum tahu karena  nama-nama penerima   itu  belum   kami terima sampai sekarang ini,” terangnya.

   Yohanes Samkakai menambahkan bahwa  ketika  nanti  nama-nama penerima   BST  tersebut  dikirim pusat,  maka pihaknya akan  melakukan koordinasi dengan  para lurah dan  kantor Pos  untuk menyapakati bersama apakah orang yang meninggal  dunia, orang yabng sudah pindah   dan masyarakat yang ekonominya sudah mapan namun masih tetap terdaftar sebagai  penerima dapat dialihkan   kepada warga yang  betul-betul    tidak mampu. ‘’Itu yang akan  kita   bicarakan nanti,” tandasnya. (ulo/tri)