Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana Helena Carolina. ( FOTO:  Yohana/Cepos)

JAYAPURA -Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana Helena Carolina mengatakan, pada Mei 2021 gabungan 3 kota IHK di Papua tercatat mengalami deflasi sebesar 0,38 persen atau terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,37 pada April 2021 menjadi 104,97 pada Mei 2021.

 “Faktor pendorong terjadinya deflasi tersebut adalah penurunan harga yang cukup signifikan pada beberapa komoditas antara lain, ikan ekor kuning, cabai rawit, kangkung, ikan cakalang, sawi hijau, dan lain-lain,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos dalam rilisnya, Rabu (2/6) kemarin.

 Adapun komoditas yang memberikan andil inflasi antara lain, angkutan udara, baju muslim pria, kue kering, bawang putih, daging ayam ras dan lain-lain

 Diakuinya, deflasi gabungan 3 kota IHK di Papua tersebut terjadi akibat penurunan angka indeks pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau serta kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya.

 “Jika dilihat berdasarkan  inflasi tahun kalender gabungan 3 kota IHK di Papua pada Mei 2021 sebesar 0,11 persen dan inflasi year on year (Mei 2021 terhadap Mei 2020) sebesar 0,88 persen,” pungkasnya. (ana/ary)