Atlet Handball Papua saat melakukan latihan di Jayapura, Selasa (8/12). ( FOTO: Andy for Cepos)

PON 2021 Papua

JAYAPURA – Cabang olahraga Handball atau Bola Tangan merupakan Cabor baru bagi Papua. PON XX 2021 akan menjadi ajang perdana bagi Cabor kembar Futsal itu.

Karena memiliki aturan permainan yang mirip Futsal, membuat Pengprov Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Papua tak kesulitan menemukan atlet. Hampir seluruh atlet Bola Tangan Papua merupakan atlet yang berasal dari Cabor Futsal, Voli dan Basket.

Meski baru berusia jagung, tapi Bola Tangan Papua juga akan mengusung misi untuk memperoleh medali emas. Tak hanya sekedar target, tapi keseriusan ABTI Papua teelihat setelah mendatangkan pelatih nasional Andi Purwanto.

Selain itu, untuk memperdalam skuat, Bola Tangan Papua juga akan mendatangkan 4 atlet putra pelatnas dan 4 atlet putri khusus Cabor Bola Tangan.

“Atlet Bola Tangan ada 14 putra dan 14 putri, kita akan rekrut 4 atlet putra/putri khusus cabor Bola Tangan, 2 atlet sudah bergabung. Mereka bergabung untuk menghidupkan permainan Handball Papua,” ungkap pelatih kepala Bola Tangan Papua, Andi Purwanto kepada Cenderawasih Pos, Selasa (16/2).

“Seandainya mereka sudah bisa bergabung, Insyaallah permainan akan semakin hidup dan maksimal,” ujarnya.

Meski begitu, Andy tetap menegaskan bahwa Bola Tangan Papua tetap didominasi oleh putra dan putri asli Papua.

“Sebab itu sangat dibutuhkan untuk mendongrak tim putra/putri Papua. Atlet-atlet asli Papua tetap mendominasi, atlet real Bola Tangan hanya untuk mendongrak permainan tim, apalagi kita berbicara medali emas, sehingga kita benar-benar harus menyiapkan atlet yang potensial,” pungkasnya. (eri/gin).