Bupati Jhon Richard Banua, SE, MSi  ( FOTO: Denny/ Cepos )

WAMENA- Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua menegaskan bahwa tak semua warga mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa. Sebab bantuan tersebut dikhususkan pemerintah hanya untuk yang tidak mampu saja. Bantuan dari dana desa ini juga berbeda dengan bantuan yang nanti disalurkan Kementerian Sosial.

   “Saya pastikan dana BLT yang bersumber dari dana desa hanya dikhususkan bagi masyarakat yang tidak mampu, tidak semua masyarakat bisa mendapatkan bantuan ini,” ungkap Bupati Jhon, Rabu (13/5) kemarin.

   Menurutnya, saat ini pemerintah sedang berusaha untuk mencairkan anggaran tersebut, sehingga apabila anggaranya sudah cair maka anggaran BLT ini akan segera direalisasikan kepada masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Jayawijaya.

   Bupati juga memastikan anggaran BLT dari dana desa berbeda dengan BLT dari Pemerintah pusat melalui kementerian sosial yang didaftarkan 6000 orang lebih, namun untuk penyalurannya dilakukan secara bertahap, karena pada tahapan pertama ini dari Kemensos hanya disalurkan untuk 2000 orang lebih langsung ke rekening masyarakat.

   Jhon Banua, mengaku  belum tahu kapan dana BLT dari Kementerian Sosial itu dikucurkan kepada masyarakat, sehingga langkah yang akan diambil untuk memberikan bantuan kepada masyarakat adalah BLT dengan dana Desa.

  “Untuk BLT dari Dana desa juga ada syarat yang harus dilakukan masyarakat seperti melakukan kegiatan padat karya seperti kembali membuka kebun , dan melakukan kegiatan pembangunan di masing -masing kampung,”tuturnya

   Sementara itu dari informasi yang dihimpun Cenderawasih pos dari KPPN Wamena menyatakan sampai saat ini belum ada permintaan dari pemerintah daerah untuk mengucurkan dana desa, sehingga hal ini juga dipertanyakan oleh KPPN. (jo/tri)