SENTANI- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten Jayapura, ELisa Yarusabra kembali menyalurkan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat di 13 kampung di Distrik Nimboran, Selasa (30/6).

Dia menegaskan,  BLT yang disalurkan oleh pemerintah saat ini hanya diberikan kepada masyarakat yang terkena dampak Covid-19 dan memang belum pernah mendapatkan bantuan apapun sebelumnya.

Penyerahan BLT yang diserahkan oleh pemerintah melalui Babinsa di Distrik Nimboran, Selasa (30/6). ( foto: Robert Cepos)

“Yang berhak mendapat BLT adalah keluarga yang benar-benar terdampak Covid-19. Kemudian keluarga yang belum pernah mendapatkan bantuan  baik PKH, BMPT, BLT dari pusat dan juga bantuan lainnya,” kata Elisa dalam sambutanya saat menyerahkan BLT kepada masyarakat di 13 kampung di Distrik Nimboran, Selasa (30/6).

Dia mengatakan, hal itu sudah disesuaikan dengan petunjuk dan teknis mengenai penyaluran BLT kepada masyarakat penerima manfaat yang mana datanya divalidasi oleh kampung, distrik dan kemudian sampai kepada pemerintah daerah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung. Alokasi BLT ini diambil dari Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun  2020 yang disalurkan secara bertahap dari KPPN.

Dia menjelaskan, penyaluran BLT kali ini disesuaikan dengan petunjuk dari pusat, di mana untuk tahap pertama disalurkan Rp 600 ribu per kepala keluarga yang diberikan untuk 3 bulan pertama dimulai dari April, Mei dan Juni. Kemudian pada tahap berikutnya akan disalurkan sebesar Rp 300.000 per kepala keluarga untuk 3 bulan ke depannya.

“Kita salurkan untuk tahap pertama sebesar Rp 600 ribu per kk. Saya harap  semua KK  penerima itu sudah didata semua. Dan pendataan ini tidak bisa dilakukan sepihak atau dilakukan oleh kepala kampung dan aparat kampung tanpa melalui musyawarah kampung yang ditetapkan secara bersama dan ada berita acara penetapannya dan disahkan dengan keputusan kepala kampung,”jelasnya. (roy/tho)