Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom SE. M.Si bersama Ketua DPRD Lanny Jaya Tenus Kogoya ketika memperlihatkan hasil kebun milik masyarakat Distrik Awina, Senin (1/6) ( FOTO: Eko For Cepos)

TIOM-Selain memberikan dana setiap Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Lanny Jaya sebesar Rp 4 juta yang merupakan Program Padat Karya, Pemda Lanny Jaya juga memberikan Rp 1 Juta kepada setiap KK yang berhasil membuka kebun. Bantuan dana dari Pemerintah Lanny Jaya tersebut diberikan melalui program Lanny Jaya Mandiri.  

 Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom SE, M.Si memastikan bahwa dana bantu yang akan diserahkan bukan dana baru hasil refocusing atau realokasi APBD dalam rangka penanganan Covid-19 melainkan dana program Lanny Jaya Mandiri,  Lanny Jaya Cerdas dan Lanny Jaya Sehat. 

Bupati Befa mengatakan melalui program Lanny Jaya Mandiri setiap keluarga mendapatkan Rp 1 juta perbulan setia Kepala Keluarga (KK) dengan persyaratan enam bulan pertama harus memiliki perkebunan baru dan dapat dilanjutkan pada semester berikutnya.

“Untuk Distrik Awina ini masyarakatnya sangat dengar-dengaran dan nomor 1 di Lanny Jaya, Pemerintah Distriknya hebat. Semua aparatur disini bekerja baik dan masyarakat mendengarkan dan mengerjakan arahan yang diberiakn pemerintah,”Ungkap Bupati Befa ketika melakukan kunjungan kerja ke Distrik Awina, bersama Ketua DPRD Lanny Jaya Tanus Kogoya, Senin (1/6)

Bupati Befa mengatakan jika melihat Distrik Awina yang letaknya dipinggir jalan poros Wamena – Tiom maka terlihat sangat luas perkebunan milik masyarakat. Selain bantuan dana Rp 1 Juta per KK, Pemda Lanny Jaya juga memberikan bahan makanan berupa beras, minyak goreng, mie dan lain-lain.

“Kita liat ubi yang dihasilkan sangat besar-besa, masyarakatnya luar biasa dan sehingga saya katakan bila masyarakat Lanny Jaya dengar-dengaran dengan pemerintah maka tidak akan ada kelaparan dan kelaparan itu di Kota sana saja,”bebernya.

Dirinya mengharapkan masyarakat distrik lain dapat termotivasi dengan distrik Awina yang menghasilkan hasil perkebunan yang luar biasa. Dirinya juga mengatakan meski nantinya dunia terkena krisis pangan, maka besar kemungkinan Lanny Jaya tidak akan berdampak jika masyarakat melakukan apa yang diminta oleh Pemerintah yakni membuka perkebunan.

Sementara itu Ketua DPRD Lanny Jaya, Tenus Kogoya mengatakan bahwa pihaknya yang turun langsung ke Distrik Aweina melihat hasil perkebunan masyarakat, maka pihaknya mendukung program Pemda Lannya Jaya Mandiri, Cerdas dan Sehat.

“Program ini bantuan dalam bentuk bama dan uang untuk masyarakat per KK yakni Rp 1 juta perbulan, kami DPRD memastikan bahwa pemanfaatannya harus dirasakan oleh masyarakat secara merata,”Ungkapnya.

Tenus menambahkan akan terus mengawal program dan kinerja Pemda Lanny Jaya sehingga jika ada masyarakat yang belum mendapatkan bantuan tersebut segera dapat dilakukan pendataan ulang sehingga masyarakat tidak ada yang terlewatkan melalui program tersebut.

“Prinsipnya kami apresiasi bantuan ini baik bantuan Rp 4 juta setiap KK dan juga bantuan pembukaan perkebunan Rp 1 Juta per KK dan ditambah dengan bahan makanan,”Pungkasnya.(eko/gin)