Susana pemungutan suara di TPS Kampung Sebi, Distrik Abenaho, Kabupaten Yalimo, Rabu (9/12) lalu.  ( FOTO: Denny/Cepos)

WAMENA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yalimo dan Merauke sudah menjadwalkan untuk menggelar rekapitulasi perhitungan suara dan penetapan hasil Pilkada, Rabu (16/12) besok. 

Ketua KPU Yalimo, Yehemia Walianggen menyebutkan bahwa dari lima distrik yang ada di Kabupaten Yalimo, sebanyak tiga distrik sudah menyelesaikan pleno di tingkat distrik. Tiga distrik tersebut adalah Elelim, Benawa dan Apalapsili.

Sementara dua distrik lagi yaitu Abenaho dan Welarek diharapkan paling lambat sudah rampung, Selasa (15/12) hari ini. 

“Kalau itu sudah selesai maka untuk Abenaho sore ini (kemarin) akan bergeser ke Elelim. Sementara untuk Welarek, rencana KPU akan menjemput besok (hari ini red), karena harus dijemput menggunakan penerbangan,” jelasnya saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (14/12).

Rekapitulasi tingkat kabupaten menurut Yehemia Walianggen direncanakan berlangsung tanggal 16 dan 17 Desember 2020. Jadwal ini sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 5 Tahun 2020. “Undangan yang hadir dalam rekapitulasi tingkat kabupaten terbatas. Ini sudah diatur dalam ketentuan PKPU Nomor 13 tahun 2020 tentang protokol kesehatan  dan PKPU nomor 19 tahun 2020. Peserta yang diundang adalah PPD sebanyak 5 distrik berjumlah 25 orang, kemudian 5 Komisioner KPU Bawaslu Kabupaten Yalimo.

“Untuk panwas tingkat distrik kita tidak undang. Karena yang hadir itu Bawaslu kabupaten, komisioner KPU dengan pemerintah daerah mungkin sekda Yalimo,” jelasnya. 

Disinggung soal temuan di Ditrik Apalapsili,  Walianggen menyebutkan, sesuai dengan mekanisme apabila ada temuan, dirinya mempersilakan melaporkan kepada Bawaslu. Namun prosesnya tetap jalan dan kalaupun ada laporan maka Bawaslu dan KPU, siap untuk menindaklanjuti. Tetapi untuk sementara rekapitulasi tetap berjalan sesuai dengan tahapan.

“Masalah temuan itu tergantung teman-teman di Bawaslu. Kalau mereka lebih cepat melakukan tindakanya atau rekomendasi lebih cepat, KPU siap tindak dengan rekomendasi yang ada. Namun sepanjang itu tidak ada maka kita tetap akan jalan dengan tahapan yang ada,”tegasnya

Dirinya memastikan temuan yang terjadi di Distrik Apalapsili dalam pemilihan susulan kemarin telah dikonfirmasi ke Bawaslu yang menyatakan laporan itu sudah masuk dan mekanismenya sudah menjadi kewenangan Bawaslu. 

“Sesuai tahapan rekapitulasi distrik hari ini (kemarin, red) selesai. Besok (hari ini, red) dimulai persiapan dan lusa akan dilakukan pleno tingkat kabupaten sesuai jadwal tahapan yang ada di KPU,” pungkasnya. 

Sementara itu, KPU Kabupaten Merauke menjadwalkan rapat  pleno rekapitulkasi perolehan suara tingkat kabupaten sekaligus penetapan  pasangan calon bupati dan wakil bupati  terpilih tahun 2020, Rabu (16/12) besok.  

“Untuk rapat pleno tingkat kabupaten,  dijadwalkan akan digelar Rabu besok,” kata Komisi Devisi Teknis KPU Merauke, Michael Sarawan ditemui  Cenderawasih Pos,   Senin (14/12). 

Untuk pelaksanaan pleno yang akan digelar di swiss belhotel Merauke itu, Michael menjelaskan bahwa  pihak  KPU telah mengundang ketua, sekretaris dan anggota PPD untuk hadir dalam pleno yang direncanakan akan berlangsung selama  1 hari itu.

 Michael Sarawan berharap, pleno  rekapitulasi sekaligus penetapan calon  bupati  dan wakil  bupati  terpilih tersebut dapat berjalan dengan aman, lancar dan damai. Karena di tingkat PPD, semua  proses rekapitulasi  berjalan dengan lancar. Disinggung soal  perolehan sementara lewat Serekap, Michael Sarawan mengaku jika  tidak bisa digunakan secara maksimal  karena adanya gangguan. Sehingga yang digunakan adalah  hasil  perhitungan manual secara berjenjang dari TPS ke PPD dan tingkat  kabupaten. 

“Dalam PKPUnya  juga yang digunakan adalah hasil perhitungan secara manual. Serekap  itu sebenarnya untuk membantu kita  bisa mengetahui hasil perhitungan sementara. Tapi karena gangguan maka kita tunggu hasil  rekapitulasi manual tingkat kabupaten  besok,” katanya. 

Soal  pengamanan  pleno tingkat  kabupaten tersebut,  Michael Sarawan menjelaskan bahwa untuik pengamanan  sudah melekat pada tugas dan fungsi pokok dari Polri yang dibackup oleh TNI.  “Tapi, kita sudah rapat  bersama dengan Polri  yang dihadiri langsung oleh Kapolres terkait pengamanan  untuk rekapitusi dan penetapan Paslon terpilih tingkat kabupaten tersebut,” tambahnya. (jo/ulo/nat)  

(jo)