Ketua NPC Papua, Hj Jaya Kusuma saat menyerahkan bantuan berupa APD dan sembako kepada pelatih cabor NPC Papua yang berlangsung di sekretariat NPC Papua, Sabtu (11/4). ( foto: Erik / Cepos)

NPC Papua

JAYAPURA – Pengurus NPC Provinsi Papua turut meringankan beban hidup para atlet, pelatih dan official NPC Papua di tengah Pandemi virus Corona atau covid-19. NPC Papua membagikan APD berupa masker dan sembako yang berlangsung di sekretariat NPC Papua, Sabtu (11/4).

Di tengah Pandemi Covid-19, atlet, pelatih dan official sendiri telah melakukan latihan mandiri di rumah sejak virus mematikan ini masuk di Bumi Cenderawasih. Apalagi pemerintah sendiri melakukan kebijakan sosial dan physical distancing dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dari pantauan Cenderawasih Pos, para atlet, pelatih dan official NPC Papua dalam mengambil APD dan sembako turut mengikuti protokol pencegahan covid-19 dengan menjaga jarak, serta menyediakan wastafel cuci tangan.

“Ya, jadi pada hari ini (sabtu) kita menyerahkan sembako dan alat pelindung diri kepada para atlet dan pelatih yang dipersiapkan untuk Peparnas 2020 di Papua yang mengalami social distencing,” ungkap Ketua NPC Papua, Hj Jaya Kusuma kepada awak media disela-sela penyerahan APD dan sembako.

“Mereka kita minta latihan mandiri di rumah, tetapi gejolak di dalam rumah tangga ini kan terjadi karena adanya pembatasan untuk ke luar rumah, sehingga itu kami dari NPC peduli atlet dan pelatih dengan memberikan bantuan alat pelindung diri dan sembako,” sambungnya.

Pria yang menjabat sebagai Kadistrik Jayapura Selatan itu berharap, para atlet dan pelatih yang disiapkan oleh NPC Papua jelang Peparnas XVI dapat tetap mengikuti kebijakan pemerintah dalam pencegahan covid-19 dan tetap melakukan latihan mandiri di rumah masing-masing.

“Kami tentu berharap, sembako ini dapat bermanfaat bagi mereka. Serta tetap berdiam diri di rumah, bagaimana memutus mata rantai virus corona yang menyebar di Kota Jayapura. Bila ada kepentingan yang mengharuskan keluar, harus memakai masker dan tetap menjaga jarak,” ujarnya.

Kusuma juga membeberkan, meski atlet mereka tak lagi melakukan TC secara reguler, namun mereka tetap memantau latihan mandiri atlet mereka selama berada di rumah.

“Mereka tetap latihan di rumah, atlet tetap menjaga kebugaran, agar saat kita kembali latihan mereka tidak mulai dari nol. Dan NPC Papua berharap, wabah ini cepat berlalu sehingga pelaksanaan PON dan Peparnas tetap bisa terlaksana,” tandasnya. (eri/gin).