Mengenal Danlantamal X  Jayapura yang Baru, Kol Marinir Feryanto Pardamean Marpaung 

Gerbong kepemimpinan di tubuh Lantamal X Jayapura kembali bergeser. Laksamana Pertama TNI Yeheskiel Katiandagho SE., MM digantikan Kolonel Marinir Feryanto Pardamean Marpaung. Seperti apa ia melihat Papua. 

Laporan : Abdel Gamel Naser 

Setelah melalui proses lepas sambut yang dilakukan Jumat (2/7) lalu. Jabatan Danlantamal X Jayapura akhirnya diganti. Paban IV Renlat Ditdiklat Kodiklatal Surabaya, Kol Marinir Feryanto Pardamean Marpaung resmi masuk menduduki jabatan Danlantamal X. Suasana haru menyelimuti proses lepas sambut ini mengingat meski hanya menjabat selama 10 bulan 13 hari namun Laksamana Pertama TNI Yeheskiel Katiandagho telah meletakkan satu pondasi baru yang patut untuk diteruskan oleh pejabat baru. 

 Sebuah sinergi yang dibangun dengan melibatkan lembaga dan instansi yang memang memiliki keterkaitan dengan penanganan persoalan kelautan maupun daerah perbatasan. Sebut saja Balai Karantina Pertanian, Keimigrasian, Polda Papua, KP3 Laut maupun kantor Bea Cukai yang selama ini diajak untuk menangani bersama berbagai persoalan yang muncul di daerah perairan laut Jayapura maupun persoalan pelintas batas negara.  Nah dari pejabat lama ini paling tidak sinergitas tersebut bisa terus dibangun guna menekan ancaman – ancaman yang mengganggu kedaulatan negara. 

 Kolonel Feryanto sendiri mengaku dari apa yang sudah dilakukan Laksamana Pertama Yeheskiel ini tentunya bukan perkara mudah mengingat seniornya ini termasuk dalam jajaran perwira terbaik yang memang kenyang makan garam untuk menangangi persoalan – persoalan kemaritiman. Feryanto sendiri mengaku belum mengetahui banyak soal kondisi perairan di Papua namun sebagai prajurit TNI ia menyatakan selalu siap untuk diperhadapkan dengan situasi apapun.

 “Sebagai pejabat yang baru saya akan pelajari dulu persoalan – persoalan khususnya di perbatasan dan saya akan selesaikan dengan cara yang elegan dan mendukung serta membutuhkan masyarakat. Saya pikir TNI – AL  harus selalu bisa bergandengan tangan dengan masyarakat khususnya daerah pesisir dalam menjalankan program – progam yang sudah ada,” jelas Feryanto disela – sela acara lepas sambut, Jumat pekan kemarin.

 Ia juga menyatakan sangat siap untuk mendukung kebijakan pemerintah daerah yang diyakini akan terfokus pada sektor kesejahteraan. Tak hanya itu, perwira dengan tiba bunga di pundak ini menyatakan akan memberikan ruang seluas – luasnya bagi putera puteri asal Papua untuk bergabung dengan TNI – Angkatan Laut. Ia menegaskan bahwa semua memiliki peluang yang sama untuk berkarir sebagai  perwira angkatan laut yang akan mengarungi lautan. “Kami memiliki komitmen soal yang namanya afirmatif dimana perlu ada keberpihakan terhadap putera puteri asli Papua yang ingin menjadi prajurit TNI AL dan mengambil bagian dalam armada angkatan perang kami,” bebernya. 

 Dari komitmen tersebut kata Feryanto, beberapa hari ke depan ada putera terbaik Papua yang akan menerima penghargaan Adhi Makayasa dari TNI AL dan ini patut menjadi kebanggaan tak hanya keluarga tetapi juga Papua mengingat penghargaan ini hanya  diberikan kepada satu orang yang dianggap terbaik. Dari capaian  ini kata Feryanto membuktikan bahwa putera puteri Papua juga bisa mengukir prestasi yang sama karena sudah ada yang menorehkan lebih dulu. “Kami juga ikut berbangga apalagi yang bersangkutan berangkat dari keluarga yang sangat sederhana dimana sang ayah adalah seorang juru parkir dan ibunya adalah ibu rumah tangga. Mereka mampu membentuk anaknya hingga berprestasi di tengah keterbatasan dan itu luar biasa,” pujinya. 

 Karenanya Feryanto menyebut akan tetap memberi ruang yang cukup untuk anak – anak Papua yang ingin bergabung dengan TNI AL. “Saya pikir ini komitmen yang perlu diterapkan bagaimana putera puteri asli Papua menjadi prajurit TNI AL dan  menciptakan sosok lain yang juga menerima penghargaan Adhi Makayasa, saya pikir ini mimpi kita bersama,” tutupnya. Sekedar diketahui Kolonel Marinir Feryanto Pardamean Marpaung sebelumnya menjabat sebagai Paban IV Renlat Ditdiklat Kodiklatal Surabaya sedangkan Laksma TNI Yeheskiel Katiandagho SE MM akan menjabat sebagai Kepala Staf Koarmada III. Sedangkan Kepala Staf Koarmada III Laksma TNI Maman Firman akan menjabat sebagai Kepala Staf Kogabwilhan III di Biak.(*/wen)