Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni saat memberikan keterangan pers terkait situasi saat ini di Intan Jaya bersama Kapolres Intan Jaya AKBP Yuli P., di Kota Jayapura, Jumat (5/6) kemarin.(FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni mengatakan, saat ini kondisi di wilayah Intan Jaya masih waspada, akibat adanya penembakan yang dilakukan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) terhadap tiga orang warga di Intan Jaya sampai ada yang meninggal dunia. 

  Karena itu, untuk mengusut tuntas siapa pelakunya, Pemkab Intan Jaya bersama forkopimda telah melakukan rapat bersama dan menyepakati membentuk tim tugas masing-masing terdiri dari TNI, Polri, pemerintah dan DPRD Intan Jaya melalui Pansus yang dibentuk.

  Dijelaskan, memang OTK yang melakukan penembakan terhadap warga dan petugas medis, dianggap dari mereka ada warga yang diduga dari bagian informan aparat, sehingga OTK melakukan penembakan. Dan diduga juga untuk pelaku penembakan ini tentu orang lama yang selama ini membuat kasus kriminal bersenjata di daerah pegunungan yang tersebar di daerah Intan Jaya, Tembagapura, Timika, Paniai dan lainnya di wilayah pegunungan.

  “Dalam kasus ini tetap kita mengambil langkah colling  down, namun tetap fokus dengan tim yang sudah dibentuk, kita harapkan dari pihak gereja, adat juga bisa membantu kita dalam menuntaskan masalah ini, karena bagaimanapun kejadian penembakan hingga membuat korbannya meninggal dunia dan dirawat di rumah sakit tentu sudah tidak manusiawi,’’jelasnya.

  Sementara itu, Kapolres Intan Jaya AKBP Yuli mengatakan, dengan dibentuknya tim penyelidikan kasus ini memang sangat tepat. Diakui untuk kendala dihadapi pihaknya adalah keterbatasan personel maupun medan yang sangat berat, sehingga dalam melakukan penyelidikan butuh waktu.(dil/tri)