Ketua MPR RI Bambang Soesatyo saat mendeklarasikan MPR RI, DPR RI dan DPD RI Plus For Papua dalam penandatanganan prasasti Ikrar Kebangsaan di Wamena, Selasa (3/3). (FOTO: Denny/ Cepos )

WAMENA-Kunjungan Kerja Ketua MPR, DPR RI dan DPD RI ke Jayawijaya membentuk forum Papua untuk melakukan penyelesaiaan secara permanen masalah -masalah yang ada di Papua melalui tiga pendekatan,  yakni keadilan, kesejahteraan dan budaya yang dideklarasikan lewat penandatanganan Prasasti Ikar Kebangsaan.

  “Kedatangan kami hari ini ke Papua ingin memastikan bahwa rakyat Papua yang kemarin menjadi korban kerusuhan yang rumahnya terbakar, pasar dan ruko dibangun kembali oleh pemerintah.” ungkap  Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo saat ditemui di Wamena Selasa (3/3) kemarin.

   Menurutnya, ini merupakan wujud semangat kebersamaan dan kepedulian kepada Papua. Sebab, Papua menjadi bagian dari Indonesia. Indonesia tanpa Papua bukan Indonesia. “Kami mendukung dan mendorong pemerintah untuk memperpanjang kembali dana otsus yang akan berakhir 2021 dan kita minta diperpanjang.”jelasnya.

  Bambang Soesatyo menyatakan, Forum Papua ini terdiri dari anggota DPD, DPR RI berasal dari Dapil Papua dan Papua Barat. Mereka bertekad untuk meredam dan berupaya untuk tidak terjadi lagi masalah-masalah yang tidak diinginkan di Papua.  

  Bambang juga memastikan jika sudah tidak ada lagi pengungsi, ia ingin menyatakan disini bahwa  di Papua permasalahannya sudah selesai oleh pemerintah, rumah-rumah mereka sudah disiapkan sehingga tidak ada lagi pengungsi.

  “Saya juga ingin menyampaikan dari tanah Papua ini bahwa pemerintah pusat dan parlemen bertekad untuk tidak ada lagi rakyat yang terpinggirkan di Papua, kita semua harus perlakukan secara sama.”ucapnya

   Ia kembali menyatakan jika telah menyaksikan upaya-upaya untuk recovery dan pemulihan dengan menyediakan rumah sebanyak 193 dan ruko 400 unit sedang dikerjakan, dan MPR menyaksikan 20 unit rumah tipe 36 sudah selesai dan 200-an ruko yang sudah diselesaikan.

   “Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada kementerian PUPR beserta dengan bupati Jayawijaya dimana dengan cepat tanggap melakukan recovery bagi masyarakat di sini. Kita berharap bahwa kita adalah bersaudara, kita menginjak dan hidup di bumi yang sama, sehingga harapan kami ke depan tidak terjadi lagi hal-hal seperti kemarin.”beber Bambang Soesatyo. (jo/tri)