Para sopir taksi jurusan Sentani- Waena yang melakukan aksi mogok saat mendapat arahan dari petugas Dinas Perhubungan di Terminal Penumpang Expo Waena, Senin (11/5).(FOTO: Istimewa)

Pemkab Sudah Siapkan Bantuan dan  Segera Disalurkan 

SENTANI-Ratusan sopir taksi jurusan Sentani-Waena mogok beroperasi,  Senin (11/5). Wakil Ketua Asosiasi Pengemudi Angkutan Umum Taksi Sentani-Waena, Irwan Maraba mengatakan, aksi yang dilakukan pihaknya itu merupakan aksi spontanitas. Hal ini dilakukan pihaknya karena seluruh sopir taksi jurusan Sentani-Waena itu terkena dampak dengan pemberlakuan pembatasan jumlah penumpang dan jam operasional bagi angkutan umum tersebut. Sehingga hal ini sangat berpengaruh terhadap penghasilan mereka yang terkadang tidak bisa lagi mencukupi kehidupan harian mereka.

“Dampak dari pengurangan jam kerja kami yang biasanya sampai malam akhirnya hanya pukul 14.00 WIT, pengurangan jumlah muatan kami yang biasanya 13 orang dikurangi menjadi 50 persen,” ungkapnya.

Akibat dari pengurangan itu, pihaknya belum pernah mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah. Mengenai data jumlah sopir taksi yang terkena dampak ini, pihaknya sudah menyerahkannya ke pemerintah setelah ada permintaan data tersebut. 

Pihaknya memastikan besok kembali melakukan pelayanan terhadap penumpang di jurusan  Sentani-Waena sambil menunggu realisasi bantuan dari pemerintah daerah.

“Tadi kami lakukan mogok itu biar mereka tahu bahwa kami itu tidak pernah tersentuh bantuan sejak pandemic Covid-19 ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura sebenarnya sudah menyiapkan paket bantuan bahan makanan bagi sopir taksi dan seluruh masyarakat yang terkena dampak dari pandemi Covid-19 ini. Hanya saja, penyaluran ini masih terhambat oleh beberapa  hal.  Pertama berkaitan dengan verifikasi data penerima manfaat dan disamping itu pemerintah juga sedang melakukan penyaluran bantuan yang sama terhadap sejumlah kelompok pekerja yang terkena dampak. Penyaluran terhadap sopir ini sebenarnya sudah terjadwal, tinggal merealisasikannya saja.

“Sesuai arahan Bupati, sebenarnya mereka juga sudah disiapkan untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah dan sudah disiapkan untuk disalurkan,” ungkapnya.(roy/tho)