BAYAR PAJAK-Warga Kota Jayapura saat melakukan pembayaran pajak di Kantor Bapenda Kota Jayapura, Senin (1/4).( FOTO : Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Kepala badan pendapatan daerah (Bapenda) Kota Jayapura Robby K. Awi, mengungkapkan dalam rangka mendongkrak penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jayapura, Bapenda Kota Jayapura tahun 2019 melakukan ekstensifikasi dan intensifikasi pajak sehingga bisa mengoptimalkan PAD di Kota Jayapura.

   “Tahun ini dalam upaya menggenjot PAD Kota Jayapura kita lakukan ekstensifikasi dan intensifikasi pajak, tujuan dari dilakukannya pelaksanaan ekstensifikasi Wajib Pajak dan intensifikasi pajak, yakni sebagai upaya dalam meningkatkan penerimaan pajak,”ungkapnya, Senin (1/4).

  Robby juga menyatakan dalam mengoptimalkan penerimaan PAD, pihaknya juga terus melakukan penagihan piutang secara persuasif  kepada para WP (wajib pajak) yang telah menunggak pajak (utang) selama setahun.

 Hal ini dilakukan pihaknya agar wajib pajak tidak ada tunggakan dan pencairan piutang yang  berdampak pada penerimaan bisa semakin berkurang karena wajib pajak sudah melunasinya.

Dalam rangka mengoptimalkan PAD saat ini dengan ada penerapan parkir dengan sistem pembayaran  non tunai atau E –Money di kawasan bisnis Ruko Dok II, juga merupakan suatu terobosan mendongkrak PAD dari sektor parkir.

   Termasuk tahun ini, Bapenda Kota Jayapura telah megelurakan terobosan baru yakni meluncurkan aplikasi E-Simpada berbasis website, guna mempermudah pelayanan  serta meningkatkan PAD.

    “Saya harap wajib pajak di tahun ini juga melakukan kewajibannya dalam membayar pajak bumi bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB P2).(dil/gin)