PON 2021 Papua

JAYAPURA – Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua 2021 tinggal menyisakan 45 hari lagi. Namun bila mengacu pada jadwal pertandingan, maka event olahraga empat tahunan tersebut hanya menyisakan 36 hari lagi. Mengingat pada 22 September cabang olahraga Softball Putra mulai dipertandingkan.

Artinya, PB PON Papua kini hanya memiliki waktu sebulan untuk menyiapkan diri dengan baik. Sebab itu, Ketua Pansus PON XX Papua, Jack Komboy mendorong agar seluruh stakeholder yang terlibat dalam pelaksanaan PON agar terus intens melakukan koordinasi dan persiapan dengan baik.

Bahkan untuk memastikan kesiapan venue pertandingan, Pansus PON XX Papua juga akan lebih sering turun ke lapangan untuk mengecek secara langsung kesiapan setiap venue. Bahkan mendorong pekerjaan venue yang belum rampung agar dikebut, mengingat pesta olahraga terbesar tanah air itu sudah ada di depan mata.

“Yang akan kita lakukan adalah kita akan mendorong bersama-sama agar persiapan bisa berjalan dengan baik. Kami juga akan terus memantau kesiapan venue, mungkin setiap dua minggu kami akan jalan terus untuk mereka kerja lebih cepat karena kita dikejar waktu,” ungkap Jack Komboy kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Kota Jayapura, Sabtu (14/8).

Diketahui, Pansus PON XX Papua bersama Disorda, Dinas PU, Bappeda pekan lalu melakukan monitoring di venue yang ada di kluster Kota dan Kabupaten Jayapura. Dan pekan ini, rombongan Pansus PON XX Papua juga akan berencana mengecek kesiapan venue yang ada di kluster Mimika dan Merauke.

“Dan kami sudah turun di Kabupaten dan Kota, dan berikut kami akan turun ke Mimika dan Merauke dan kami akan mengawasi mereka agar kerja dengan cepat,” ujar Jack Komboy.

Legenda hidup Persipura Jayapura itu juga menuturkan, bahwa dalam monitoring yang mereka lakukan di kluster kota dan Kabupaten Jayapura mereka menemukan beberapa pekerjaan minor yang masih akan dikerjakan. Tapi menurutnya, untuk kesiapan venue masih sesuai dengan jadwal.

“Yang jelas perjalan kami langsung didampingi oleh pemerintah provinsi dalam hal ini Kadisorda, Kadis PU dan Kepala Bappeda dan kita sudah mulai dari Cricket, Hockey dan melihat pembangunan venue Rugby. Rugby semua dalam progres dan sudah dijelaskan bahwa progresnya sudah 48 persen. Kami berharap pekerjaan itu kecepatannya ditambah lagi sehingga target 26 September sudah selesai,” kata Jack.

“Criket juga ada kendala, misalnya kalau hujan, lapangan tergenang dan bench pemain dan pelatih belum dipasang dan kami minta hal itu segera diselesaikan. Tapi pihak pekerja mengatakan bahwa mereka akan menyelesaikan. Kemudian venue voli hanya masalah listrik dan peralatan pendukung.  Dayung sudah clear, hanya saja ada yang perlu direspon cepat soal hak ulayat. Kemudian Layar sudah 90 persen, dan untuk venue Selam Laut dan Renang Perairan prinsipnya tinggal penyelesaian,” tambah Jack.

Sama hal dengan venue Tenis Sian Soor yang sempat dipalang hingga 8 bulan yang mengakibatkan kerusakan arena lapangan pertandingan, Jack Komboy juga mengaku jika kerusakan itu juga akan diselesaikan oleh pihak kontraktor dalam dua pekan kedepan.

“Bagaimana pansus ini mendorong penyelesaian, tapi tetap mengacu pada apa yang sudah direkomendasikan oleh TD masing-masing cabang olahraga, jadi aturan main di TD. Sehingga itu di follow up secara administrasi oleh Disorda ataupun Dinas PU. Tapi intinya bagaimana PON ini bisa jalan sukses,” pungkas Jack Komboy. (eri).