Saat Benhur Tomi Mano Dikukuhkan jadi Ketum DKTP Wilayah Tabi Kota Jayapura

Dr Benhur Tomi Mano, MM., bersama pengurus saat dikukuhkan menjadi Ketua Umum DKTP Wilayah Budaya Tabi Kota Jayapura oleh Ketua DKTP Dr Nomensen Mambraku, usai dilakukan Musda V DKPT DI Hotel Horison Abepura, Jumat (24/7)lalu. ( FOTO: Humas Pemkot For Cepos)

Dr Benhur Tomi Mano, MM., terpilih menjadi Ketua Umum  Dewan Kesenian Tanah Papua (DKTP) Wilayah Budaya Tabi Kota Jayapura Periode 2020-2025, setelah dilakukan Musda  V DKTP. Apa yang akan dilakukannya untuk melestarikan budaya Port Numbay?

Laporan: Priyadi

Dalam Musda V Dewan Kesenian Tanah Papua (DKTP) pekan lalu, Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano terpilih menjadi ketua umum DKTP wilayah Tabi Kota Jayapura dan dikukuhkan oleh ketua DKTP Papua Dr. Nomensen Mambraku Jumat (24/7) lalu.

  Pengukuhan Benhur Tomi Mano, MM, dilakukan langsung oleh Ketua DKTP Dr. Nomensen Mambraku, di Hotel Horison Kotaraja, Jumat (24/7)lalu.

Dr Benhur Tomi Mano, mengatakan, dengan dipilihnya menjadi Ketum DKTP Wilayah Tabi Kota Jayapura, ia berharap adanya semangat dan dukungan yang diberikan kepada pengurus, supaya tugas dan amanah yang ia emban bisa berjalan dengan baik dan lancar demi eksistensi kesenian di Tanah Papua khususnya di wilayah Tabi Kota Jayapura, apalagi ia juga sebagai anak asli Port Numbay.

“Saya minta doa dan restu kepada 12 ondoafi di Kota Jayapura, supaya bisa bekerja dengan baik, karena wilayah Tabi Kota Jayapura memiliki banyak kesenian yang harus dijaga dan dilestarikan demi anak cucu kita nanti, apalagi kesenian juga menjadi tolok ukur di Tanah Papua,’’ungkap Benhur Tomi Mano.

  Dijelaskannya, kehadiran dewan kesenian ini tentu untuk melestarikan budaya lokal dan nasional yang ada di Kota Jayapura, pihaknya juga akan terus membina dan melestarikan budaya di Kota Jayapura. Dimana dalam program kerja yang akan dilakukan setiap tahun harus fokus dan terimplementasi dengan baik, selalu melakukan komunikasi, koordinasi dengan pengurus yang baru untuk memajukan seni dan budaya di Kota Jayapura, dengan membuat program kerja tidak muluk-muluk, mulai membuat seragam baru, mencari kantor sekretariat supaya bisa bekerja dengan baik, akan lakukan rapat kerja untuk menyusun agenda kerja setiap tahun.

“Program pertama yang saya lakukan pendataan grup tari di Kota Jayapura dan di kampung-kampung, karena di Kota Jayapura setiap tahun dilaksanakan Festival Port Numbay, Pawai Budaya Nasional karena dewan kesenian terlibat dengan Dinas Pariwisata Kota Jayapura dalam menggelar acara itu,’’katanya.

Diakui DKTP Wilayah Tabi Kota Jayapura juga diberikan dana dalam APBD Kota Jayapura, sehingga tidak ada alasan lagi untuk bekerja dengan maksimal. Terus digelorakan kesenian di negeri matahari Terbit Tanah Tabi Kota Jayapura ,

“Saya katakan, peserta tidak salah memilih saya,  dengan nilai sakral yang diberikan di atas pundak saya dan dikalungi harta nilai sakral budaya di Port Numbay Tanah Tabi dan telah diberikan tongkat alat musik kita di kampung-kampung Ini akan saja jaga dengan baik dan terus dilestarikan selamanya,’’jelasnya.(dil/wen)