Antrean di kantor Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Merauke untuk mengurus pembuatan KTP dan Kartu Keluarga, Kamis (11/6). ( FOTO: Sulo/Cepos)

MERAUKE-Kendati saat ini berada masa pandemi Covid-19, namun masyarakat yang mengurus identitas diri berupa KTP dan Kartu Keluarga (KK) ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Merauke tidak berkurang. Bahkan, menunjukkan peningkatan yang signifikan. 

   Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Merauke, Paino, SP, ditemui media ini menjelaskan bahwa saat ini terjadi peningkatan pengurusan KTP dan KK yang signifikan. Peningkatan pengurusan KTP dan KK ini ketika ada bantuan sosial Covid-19.

    “Karena pemberian bantuan Covid-19 tersebut berbasis KTP elektronik dan KK sehingga belakangan ini warga yang datang mengurus kedua identitas surat tersebut meningkat,” katanya. 

   Selain menyangkut bansos itu, jelas dia, juga karena lulusan SMA dan SMK yang umurnya di atas 17 tahun juga mengurus KTP tersebut.” Karena ada yang mau melanjutkan pendidikan keluar daerah, sehingga melengkapi diri dengan KTP, ” jelasnya. 

   Tak hanya itu, meningkatnya pengurusan KTP ini, juga kemungkinan ada kaitannya dengan Pilkada kedepan. Hanya saja, lanjut Paino, bahwa saat ini blanko atau keping KTP elektronik saat ini sudah habis sehingga warga yang mengurus KTP tersebut untuk sementara diberi surat keterangan (suket). “Tapi kekuatannya sama,” jelasnya.

   Dikatakan, 4.000 keping KTP yang diteeima sebelum pandemi  Covid-19, sudah habis beberapa waktu lalu sehubungan dengan meningkatnya warga yang mengurus KTP dan KK tersebut. “Kami sudah ajukan permintaan blanko KTP ke pusat, tapi sampai sekarang belum kita terima. Kita maklumi karena penerbangan penumpang masih ditutup. Kita harap, situasi ini cepat pulih sehingga nantinya bisa normal kembali,” tambahnya. (ulo/tri)