BAGI MASKER: Plh. Ketua Demokrat Provinsi Papua, Ricky Ham Pagawak, SH., M.Si., saat membagikan masker di Pasar Jibama Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (28/3). ( FOTO: Denny/ Cepos) 

DPD Partai Demokrat Papua Bagi 6.000 Masker Gratis di Wamena

WAMENA-Sikap peduli kembali ditunjukan DPD Partai Demokrat Provinsi Papua dalam membantu pemerintah mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Provinsi Papua. 

Salah satu yang dilakukan adalah dengan membagi masker secara gratis kepada masyarakat di Wamena, Kabupaten Jayawijaya. 

Sebelumnya DPD Partai Demokrat Provinsi Papua telah melakukannya di Kota dan Kabupaten Jayapura pekan lalu. Hal yang sama kembali dilakukan DPD Partai Demokrat Provinsi Papua di Wilayah La Pago yang dipusatkan di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (28/3).

“Pembagian 6.000 masker gratis itu dipusatkan di lima titik masing-masing Pasar Potikelek, Pasar Jibama, Pasar Wouma, Pasar Sinakma, dan sepanjang Jalan Irian,” ungkap Plh. Ketua Demokrat Provinsi Papua, Ricky Ham Pagawak, SH., M.Si., kepada wartawan usai pembagian masker. 

Ricky Ham Pagawak memimpin langsung pembagian 6.000 masker ini didampingi pengurus DPC Demokrat Kabupaten Jayawijaya dan Mamberamo Tengah. 

Pada kesempatan itu, Ricky Ham Pagawak menyambangi RSUD Wamena untuk menyerahkan 1.000 masker dan uang senilai Rp 100 juta yang diterima Direktur RSUD Wamena dr. Felly Sahureka.

Ricky Ham Pagawak mengatakan, pembagian masker gratis bagi masyarakat ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah masuknya virus Corona di wilayah La Pago. 

Dikatakan, apa yang dilakukan ini merupakan tanggung jawab moril partai politik yang ikut peduli dan prihatin atas berkembangnya virus Corona di Indonesia pada umumnya, dan Papua khususnya termasuk wilayah La Pago ini.

“Kami berharap apa yang dilakukan Partai Demokrat, dapat juga dilakukan Parpol lain untuk sama-sama bertanggung jawab dengan pemerintah dalam mencegah virus ini,” ujarnya.

Dia berharap, masyarakat di wilayah pegunungan tengah untuk menghindari hal-hal seperti bersalaman, bergandengan tangan dan kontak dengan orang yang sudah terinfeksi. Termasuk menjauhi tempat kumpul-kumpul warga yang dapat memungkinkan terinfeksi virus Corona.

“Memang bersalaman ini cukup berat dihindari sebab ini adalah budaya. Namun menghindari salaman harus dilakukan, sebagai salah satu cara menghindari penularan virus Corona. Tentu pemimpin harus turun secara langsung bertemu dengan masyarakat untuk menjelaskan soal ini,” kata Ham Pagawak 

Secara terpisah salah seorang seorang warga Wamena, Paulus Kogoya mengaku mendukung aksi Partai Demokrat yang memberikan masker secara gratis kepada masyarakat di wilayah La Pago. 

Dia berharap apa yang dilakukan ini bisa diikuti oleh partai politik lain, pemimpin daerah lainnya maupun organisasi lain untuk sama-sama membantu pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona.

“Ini bagian upaya menolong masyarakat Papua yang berada di pedalaman. Kegiatan membagikan masker sekaligus sosialisasi seperti ini penting,” ujar Kogoya di tengah pembagian masker di Pasar Jibama. (jo/nat)