MERAUKE-Dalam rangka  membangun sinergitas antara TNI  dan Polri  khususnya TNI Angkatan  Darat di Merauke,  Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Bambang Trisnohadi  menggelar gowes dari tapal batas  NKRI, Sota-Merauke, Selasa (4/8). Ikut  dalam  gowes ini Danrem  174/ATW  Brigjen TNI  Bangun Nawoto, Dandim 1707/Merauke   Letkol   Inf.   Eka Ganta Chandra, SIP, Kapolres Merauke    AKBP Agustinus  Ary Purwanto,  SIK  dan sejumlah perwira  menengah   dari Kodam dan Korem 174/ATW. 

Kasdam  XVII/Cenderawasih   Brigjen  TNI Bambang Trisnohadi  didampingi Danrem  174/ATW  Brigjen TNI  Bangun Nawoto,  Danlanud  Merauke Kolonel Pnb, Dandim 1707/Merauke   Letkol   Inf.   Eka Ganta Chandra, SIP, Kapolres Merauke AKBP Agustinus  Ary Purwanto,  SIK saat memberikan sambutan seusai  gowes dari Sota dan finish  di  Mapolres Merauke, Selasa (4/8).( FOTO:  Sulo/Cepos)

    Sinergitas  yang dibangun ini dalam  rangka menghadapi  pelaksanaan Pilkada serentak di Kabupaten Merauke.   Menurut  Kasdam,    karena  sebagian besar   pejabat   Kodam  XVII/Cenderawasih adalah pejabat   baru, sehingga  pihaknya   datang ke Merauke  untuk melihat  lebih  dekat yang menjadi  wilayah   yang menjadi tanggungjawab kodam  sekaligus melihat satuan-satuan   yang berada dibawah  jajaran Kodam dan Korem 174/Anim Ti Waninggap.

  Berdasarkan prediksi  dari Mendagri, kata  Kasdam,  Merauke masuk dalam   resiko rendah.  Sementara dari  kerawanan pemilu, Merauke masuk dalam level  3 dalam arti tidak terlalu   rawan. ‘’Meski demikian, kita tidak boleh  lengah. Sentiment atau rasialisme  tetap   ada di wilayah Merauke  ini.   Karena itu, seluruh aparat   harus  rapatkan barisan untuk dapat mengamankan  Pemilu agar dapat berjalan  lancar dan demokratis,” terangnya. 

   Selain  itu, tambah  dia,  pemilu  yang akan dilaksanakan kali ini berbeda dengan yang sudah-sudah. Dimana untuk  Pemilu kali ini dilakukan di tengah pandemic Covid-19. Karena itu, ukuran suksesnya bukan hanya berjalan  dengan aman dan lancar tapi  bagaimana  penyebaran Covid -19  ini tetap  bisa dikendalikan. (ulo/tri)