Dorkas  Kaize  ditemani   ibundanya Elisabeth  Kaize   dikediamannya, Rabu (11/3) ( FOTO: Sulo/Cepos) 

Putri Asli Papua Dorkas Kaize Wakili Indonesia di Ajang Miss Asia

Dalam ajang pemilihan Miss Asia 2020, yang digelar Septembe rmendatang di India, Indonesia akan diwakili putri asli Papua Dorkas Kaize. Apa target Dorkas Kaize di ajang Miss Asia ?

Laporan  Yulius  Sulo, Merauke. 

DITEMUI di rumahnya, di Jalan Natuna, Kelurahan   Karang Indah Merauke, Dorkas  Kaize yang   ditemani  ibu  kandungnya Elisabet  Kaize  tampak anggun  dan cantik menggunakan  Mahkota Miss Asia  dan gaung  warna  coklat.  

Terpilih sebagai Miss Asia mewakili  Indonesia merupakan  sebuah  kebanggaan   tersendiri bagi Dorkas Kaize.  Betapa tidak, dari 34 provinsi  yang ada di Indonesia, dirinya  bisa mendapat mahkota Miss Asia untuk mewakili Indonesia. 

“Soal perasaan,  puji Tuhan dengan  perjuangan yang luar biasa. Menguras otak, tenaga dan pikiran, semua terbayarkan dengan   keberhasilan saya di tingkat nasional.  Saya percaya semua  ini tidak lepas dari  campur tangan Tuhan. Saudara-saudari semua  yang ada di Papua khususnya Kabupaten Merauke  yang sudah mendoakan saya dan mendukung  kami semua di MMS terutama saya sebagai  perempuan Papua  di tanah Malind Anim ini,” tuturnya kepada Cenderawasih Pos. 

Dorkas Kaize mengaku bangga menjadi orang Papua  dan  dapat menunjukan  bahwa bangsa ini tidak ada perbedaan satupun. “Kami semua  bisa. Bukan karena kita kulit hitam dan  rambut keriting. Kita juga bisa karena  Papua bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya. 

Anak kedua  dari  tiga bersaudara ini  menceritakan awal    dirinya  bisa mengikuti  pemilihan putri Miss  Asia  tersebut. 

Menurut   dia,  Miss Asia untuk Indonesia yang ia ikuti   tersebut  merupakan penunjukan  langsung dari Dinas Pariwisata Provinsi   Papua  kepada  pemegang lisensi  sah yakni   Mama Ester Taime.   

Mama Ester menunjuk Merauke Modeling School  (MMS)  untuk  mempersiapkan   model yang akan mewakili Papua. “Selanjutnya,  founder  dari Merauke Modeling School  kakak Adriana Infandi menunjuk saya   untuk mengikuti seleksi Miss Asia.  Jadi tahap seleksinya penunjukan langsung,” kata Dorkas  Kaize tercatat sebagai mahasiswi semester VIII jurusan  Akutansi pada  Fakultas Ekonomi dan Bisnis  Universitas Negeri Musamus Merauke.  

Dorkas Kaize menuturkan, ada banyak   siswa di  MMS  Merauke. Namun   dengan melihat  berbagai kriteria yang harus dipenuhi maka dirinya yang   ditunjuk   untuk mewakili Papua pada  ajang Miss Asia di Jakarta. 

“Dari foundernya, ada beberapa  kriteria yang dinilai.   Diantaranya aksi-aksi sosial yang dilakukan selama  in seperti apa. Kemudian    terkait dengan sikap dan kecerdasan.  Dengan kriteria itu, kemudian  nama saya  dinaikan ke provinsi. Selanjutnya Provinsi Papua  menunjuk saya untuk mewakili Miss  Asia tersebut,” bebernya.

Soal keterlibatannya di dunia model, Dorkas Kaize mengaku bergabung dan menjadi siswi MMS, sejak tahun 2019. Merauke Modeling School sendiri menurutnya berdiri sekira tahun 2018. 

Meskipun baru bergabung tahun lalu, Dorkas mengaku sudah   punya  memiliki jadwal kegiatan. “Jam terbang kami  boleh dibilang sudah tinggi,” tuturnya. 

Mengenai kesiapannya mengikuti ajang Miss Asia 2020, Dorkas Kaize optimis bisa memperbaiki prestasi Indonesia di ajang ini, Dimana pada tahun 2019, wakil Indonesia mendapat juara tiga, tahun ini sebagai wakil Indonesia, Dorkas Kaize akan berusaha keras untuk membawa Mahkota Miss Asia ke Indonesia khususnya ke Bumi Cenderawasih, Papua. 

Namun tentunya tidak mudah untuk bisa mewujudkan hal itu. Oleh sebab itu Dorkas Kaize mulai melakukan persiapan sehingga pada saat ajang tersebut digelar dirinya bisa mengukir prestasi yang terbaik bagi Indonesia dan mengharumkan nama Papua di tingkat internasional. “Mohon doa restu dari seluruh masyarakat Papua dan Indonesia pada umumnya,” pungkasnya.

Di tempat yang sama,   Elisabeth Kaize yang merupakan ibu kandung Dorkas Kaize mengaku sangat terharu dan bangga dengan prestasi yang  diraih  anaknya sehingga bisa mewakili bangsa ini di ajang Miss Asia di India. 

“Saya beryukur kepada Tuhan, karena  berkat pertolongan dan kasih sayangNya, kami sebagai orang tua dengan  keterbatasan yang ada tapi kami percaya  sesuatu Tuhan sudah siapkan. Kami bangga   ketika anak kami dapat mengikuti ajang bergensi  ini. Anak kami luar bisa, karena dari kecil  bekerja untuk Tuhan dan saatnya Tuhan angkat dia,” tuturnya. 

Diakuinya, sejak kecil Dorkas Kaize  yang ditinggalkan  ayahknya  karena meninggal dunia terbisa mandiri    dan suka membantu orang lain. “Tentunya, kami sebagai orang   tua merasa bangga dengan prestasi  tersebut,” tambahnya. (ulo/nat)