Mathias Mano ( FOTO: gratianus silas/cepos)

JAYAPURA- Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Mathias Mano, menjelaskan pentingnya keseimbangan antara penanganan Covid 19 dan pemulihan ekonomi, khususnya di Kota Jayapura. Kadispar Mano sendiri mendukung pemulihan ekonomi dilakukan melalui berbagai upaya yang dilakukan.

“Namun, di sisi lain, upaya Pemerintah Kota Jayapura juga menjaga agar angka penularan tidak terus berkembang,” ungkap Mathias Mano, Jumat (21/3) lalu.

Oleh karenanya, untuk menjaga keduanya dapat berjalan, para pelaku usaha, menurut Kadispar Mano, harus bisa memenuhi syarat yang diminta di tempat usaha, yakni memenuhi standard protokol kesehatan.

“Itu saja dulu. Jadi, misalnya sebelum kita masuk ke hotel, itu sudah disediakan tempat cuci tangan. Kemudian, kita masuk ke dalam hotel, bisa jaga jarak, dan petugas memakai Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker maupun face-shield, dan seterusnya, maka kita sudah bisa membantu untuk menekan penularan virus,” terangnya.

Ketika pelaku usaha mampun memenuhi persyaratan tersebut, maka bukan tidak mungkin Pemerintah Kota Jayapura juga akan memberikan kelonggaran waktu.

“Mungkin nanti bisa sampai jam 11 malam. Atau mungkin permintaan dari teman-teman sampai jam 1 untuk tempat hiburan malam, bisa saja. Yang penting usaha kita bisa mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan itu,” jelasnya.

“Lalu, yang mengawasi siapa, ya itu tanggung jawab kita bersama. Pasalnya, kami dari pemerintah pasti punya keterbatasan. Makanya, pelaku usaha bantu kami dengan bisa berani menolak mereka yang tidak datang pakai masker atau tidak mengikuti prosedur protokol kesehatan yang dipersyaratkan di tempat usaha,” pungkasnya. (gr/wen)