Irjen Pol Paulus Waterpauw (FOTO: Elfira/Cepos)

Kapolda : Yang Penting Taati Aturan

JAYAPURA- Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw angkat bicara menyikapi pelaksanaan demo damai terkait penolakan Otsus dan pemekaran yang dilakukan mahasiswa di beberapa tempat di Papua.

Sebagaimana ada aspirasi dari sejumlah Mahasiswa dari berbagai kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Cendrawasih yang melakukan demo di Jayapura.

Kapolda mengatakan, aksi tersebut dalam rangka penyampaian aspirasi tolak Otsus, pemekaran dan lain sebagainya. Yang pada prinsipnya ketika mereka sedang melakukan aktivitas dalam lingkup Universitas atau akademik.

“Kami tidak akan melakukan langkah-langkah pembubaran paksa, namun kami tetap mengawal mereka dalam memberikan aspirasinya, yang penting dalam pelaksanaan aksi tersebut para mahasiswa bisa mentaati aturan dan ketentuan yang sudah dibuat,” ucap Kapolda.

Lanjut Kapolda, apabila para mahasiswa ingin aksi demo dengan berpindah dari satu titik ke titik yang lain. Agar memberikan pemberitahuan kepada pihak Kepolisian melalui mekanisme yang ada, sehingga anggota apat mengawal aksi tersebut sehingga dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Saat ini kami fokus dalam penanganan Covid-19, maksud saya bagi adik-adik mahasiswa tolong pahami juga tentang dampak atau akibat dari berkumpulnya dalam jumlah yang banyak. Jadi jangan hanya mengikuti kepentingan sendiri dan mengabaikan dampak bagi kesehatan orang lain, baik diri sendiri maupun orang lain,” tegas Kapolda.

Jika satu atau dua mahasiswa yang hadir positif Covid-19 akan mengakibatkan dampak yang luas dan bisa menggangu kesehatan mereka dan orang lain. Serta mengakibatkan banyak hal yang buruk.

“Silakan saja berekspresi menyampaikan pandangan pendapat aksi protes dan lain sebagainya, yang penting bisa menjaga kesehatan bersama. Namun jangan menganggap kita membatasi atau mengurangi kebebasan para adik mahasiswa, karena kami hanya menjalankan tugas pokok kami,” ucap Kapolda. (fia/wen)