Direktur RSUD Karubaga Dokter Delwien Ester Jacop didampingi Dokter Sence bersama perawat sedang memperagakan cara memakai masker dan cuci tangan pakai sabun alkohol saat sosialisasi pencegahan virus corona di aula rapat kantor Bupati Tolikara di Igari, Senin (17/3).  ( fto: Diskominfo for Cepos)

KARUBAGA-Direktur RSUD Karubaga dr Delwien Ester Jacop melakukan sosialisasi, edukasi pencegahan virus corona desease atau Covid-19,  yang berlangsung sehari di Aula Rapat Kantor Bupati Tolikara di Igari Tolikara, Senin (16/3).

   Dalam kegiatan sosialisasi virus corona itu melibatkan seluruh pimpinan OPD dan seluruh ASN Tolikara serta sejumlah tokoh masyarakat. Pemaparan Edukasi dan pencegahan virus corona ini disampaikan dr Since Rumere dari RSUD Karubaga menekankan beberapa langkah cepat, dan tepat serta yang paling efektif untuk dilakukan diantaranya mencuci tangan pakai sabun dengan benar.

   Selain itu, kata dokter Since Rumere, bisa mengunakan masker dengan dua model dan juga menjaga daya tahan tubuh dengan menjaga makanan bergiszi dan minum obat vitamin sesuai resep dokter. Apabila ada rencana keluar daerah sebaiknya ditunda berpergian jauh. Hindari kontak dengan hewan yang berpotensi menularkan virus corona seperti kelelawar,dan hewan mamalia dan reptil lainnya.

  Sekretaris Daerah Tolikara Anton Warkawani,SE mengakui penyebaran virus corona ini perlu diantisipasi. Karena itu kami pemerintah Tolikara melalui instansi teknis Dinas kesehatan bersama Rumah Sakit Umum Daerah Karubaga mengambil langkah mengelar sosialisasi dalam rangka edukasi tentang virus corona dan memberikan informasi yang benar tentang pencegahannya.  

  Ditegaskanya saat ini Pemkab Tolikara telah menetapkan 3 titik sebagai pusat pemeriksaan setiap orang yang datang ke Tolikara sebaliknya  orang yang keluar dari Tolikara. Ketiga tempat pusat pemeriksaan itu adalah Pos TNI Minagi dan Bandara Karubaga,serta Pos TNI Kanggime,dan petugas yang akan ditugaskan selain petugas kesehatan akan dibantu TNI dan ASN yang bertugas di daerat setempat. 

  “Mayoritas masyarakat Tolikara mengonsumsi daging babi dengan masakan ala masakan masyarakat pengunungan untuk sementara dihentikan dulu karena apabila daging kurang matang kita makan berpotensi timbulnya virus,” tegas Sekda Anton Warkawani.

  Sekda Anton Warkawani meminta kepala Dinas kesehatan Tolikara Alsen Genongga bersama Direktur RSUD Tolikara dokter Delwien Ester segera mendata paralatan medis yang harus dibutuhkan cepat,sehingga kita bisa ambil langkah – langkah cepat dan tepat untuk disiapkan.   

   Sekda Anton warkawani juga menghimbau kepada para ASN Tolikara untuk sementara waktu tidak diizinkan dinas keluar daerah diminta untuk tetap berada di tempat tugas di Tolikara sampai wabah virus corona ini benar – benar pulih. Sama hal juga seluruh warga Tolikata apa bila ada rencana keluar daerah Tolikara sebaiknya ditunda dulu sampai virus ini menghilang.

  Sementara itu Direktur Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Karubaga dr Delwien Ester Jacop mengatakan dalam menangani virus corona dimana sampai saat ini   belum menemukan suspect. “Tetapi upaya pencegahan perlu kita antisipasi lebih awal, agar   virus ini tidak masuk di daerah Tolikara. Upaya pencegaan saat ini kami awali dengan mengelar sosialisasi kepada masyarakat.”ujarnya. (Doskominfo Tolikara)*