CIUM MERAH PUTIH: Sebanyak 25 personel Brimob Batalyon B Timika yang dikirim ke Asmat untuk membantu mengamankan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, mencium bendera Merah Putih pada upacara pelepasan di lapangan apel Batalyon B Mimika, Rabu (21/10). ( FOTO: Humas Polda Papua for Cepos)

JAYAPURA- Brimob Batalyon B Timika mengirim 25 personel untuk pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Asmat, Rabu (21/10).  Pengiriman pasukan ini untuk mengamankan pelaksanaan Pilkada pasca pengerusakan Kantor Bawaslu Kabupaten Asmat, Minggu (18/10) lalu.

Pengiriman 25 personel tersebut dipimpin langsung Ipda Yulianus Mapeni Danton 2 Kompi 2 Batalyon B Pelopor Timika di lapangan apel Batalyon B Mimika. Dimana pelepasan dipimpin langsung Wadanyon B Pelopor AKP Ramadhona

Wadanyon B AKP Ramadhona mengingatkan kepada pasukan yang akan diberangkatkan agar tetap menjaga kekompakan dan selalu berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya dalam rangka menjaga situasi yang kondusif di Kabupaten Asmat.

“Jaga netralitas, jaga kepercayaan masyarakat dan jauhi pelanggaran. Semoga tugas yang diamanahkan dapat dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab serta loyalitas yang tinggi,” pesan Wadanyon kepada prajurit.

Lanjutnya, rencanannya pasukan akan melaksanakan tugas di Polres Asmat selama dua bulan hingga tahapan pencoblosan selesai dilaksanakan. 

Sebelumnya, sekelompok orang yang diduga pendukung tim 02 Yulianus Aituru (Cabup) dan Bonifasius Jakfu (Cawabup) dari jalur perseorangan merusak Kantor Bawaslu Kabupaten Asmat, Minggu (18/10).

Pengrusakan kantor Bawaslu Kabupaten Asmat berawal dari beberapa rangkaian kejadian yang pernah terjadi, Jumat (16/10) lalu. Dimana Paslon 01 yang akan melakukan kampanye dialogis ke salah satu distrik di Asmat berpapasan dengan masyarakat yang membawa panah.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal menerangkan, pada Minggu (18/10), massa mendatangi Mapolres Asmat untuk melaporkan bahwa ajudan calon Bupati Asmat Elisa Kambu bernama Brigpol Z mengeluarkan tembakan peringatan ke udara sebanyak dua kali di Kampung Itersok, Distrik Safan pada saat rombongan Cabup Elisa Kambu melakukan perjalanan ke tempat kampanye di Kamur Pantai Kasuari.

Tidak puas atas penanganan kasus yang dilaporkan, massa mulai melakukan pengerusakan  kantor Bawaslu dengan cara melempar batu maupun alat tajam. Akibatnya beberapa ruang kantor mengalamai rusak parah yakni jendela kaca pecah dan beberapa isi ruangan kantor seperti meja dan kursi rusak.

“Kasus ini tengah didalami Satuan Reskrim Polres Asmat. Tembakan peringatan ke udara oleh Brigpol Z yang merupakan ajudan calon Bupati Asmat 01 Elisa Kambu, dikarenakan adanya oknum masyarakat inisial P mengeluarkan senjata tajam berupa panah dan melepaskan anak panah ke arah rombongan tim kampanye Cabub 01 pada saat perjalanan menggunakan speedboat ke Kamur Distrik, Pantai Kasuari,” terang Kamal. (fia/nat)