Plt Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Alex Kapisa bersama Plt Kadisorda Papua sebelumnya, Duad Ngabalin saat ditemui di Gedung Negara, sela-sela serah terima jabatan, Rabu (31/7) kemarin. ( FOTO : Erik / Cepos)

JAYAPURA-Pelaksana Tugas (Plt), Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Alex Kapisa menggantikan Plt Kadisorda sebelumnya Daud Ngabalin, mulai menyiapkan strategi yang akan digunakan selama menjalankan mendatnya.

Secara khusus hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan PON XX Tahun 2020 di Papua, dirinya akan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak yang menyangkut PON serta Popnas.

“Mungkin apa yang tadi Gubernur Papua sampaikan dan amanat beliau sudah cukup jelas, harus ada langkah-langkah koordinasi yang segera saya lakukan. Langkah pertama, koordinasi dan komunikasi dengan berbagai stakeholder akan terus saya tingkatkan,” ungkap Plt Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Alex Kapisa kepada awak media saat ditemui di Gedung Negara, usai serah terima jabatan, Rabu (31/7) kemarin.

Menurutnya ajang olahraga Nasional empat tahunan itu merupakan harga diri dan jati diri masyarakat Papua, sehingga dirinya akan mengupayakan melaksanakan PON serta event olahraga nasional lainnya dengan ide-ide yang cemerlang.

“Yang saya tadi tangkap ada dua hal penting yang disampaikan oleh Gubernur yakni segera melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat dan selanjutnya segera mempercepat aspek payung hukum dari sisi Inpres (Instruksi Presiden) karena memang Papua membutuhkan sebuah payung hukum,” ungkapnya.

Dijelaskan, 2017 sudah ada Inpres 10 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI di Tanah Papua. Dan saat ini Gubernur Papua meminta secara khusus adanya Inpres percepatan.

Alex juga mengakui, pelaksanaan Popnas dan PON tentu tidak bisa jalan sendiri, artinya dalam hal ini membutuhkan semua stakeholders terkait, semua lapisan masyarakat.

“Komunikasi dan koordinasi ini yang harus kita lakukan untuk mempercepat semua langkah-langkah persiapan baik Popnas maupun PON,”tandasnya. (eri/tho)