Bupati Jayapura, Mathous Awoitauw, SE, M.Si  saat memimpin apel pagi di Lapangan Kantor Bupati Jayapura, Senin (22/6). ( FOTO: Robert Cepos)

SENTANI-Setelah tiga bulan bekerja dari rumah akibat pandemi Covid-19, ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Jayapura mulai kembali aktif bekerja di kantor, Senin, (22/6). Aktifnya ASN bekerja di kantor ini diawali dengan apel pagi di Lapangan Kantor Bupati Jayapura yang dipimpin langsung oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si.

Dalam sambutannya, Bupati Matius mengatakan, meskipun sudah kembali aktif di kantor,  perilaku dan kebiasaan ASN dalam bekerja juga harus diubah sesuai ketentuan protokol kesehatan. Ia mengharapkan seluruh ASN harus antusias berusaha menyesuaikan diri dengan ketentuan tersebut.

“Kita harus siap melayani masyarakat dalam situasi apapun, termasuk dalam pembatasan yang dicanangkan pemerintah baik secara nasional, provinsi maupun kabupaten dan kota,”katanya.  Karena itu, dia berharap dalam pelaksanaannya, pimpinan OPD bertanggungjawab mengendalikan staf yang bekerja, selain untuk kinerja pegawai mencapai target yang disepakati, tapi juga dalam menunjukkan disiplin pegawai dan menyangkut kinerjanya.

Kendati begitu, lanjut bupati, pihaknya juga mengeluarkan kebijakan agar tak semua ASN bekerja di kantor, tapi lebih banyak ASN turun ke lapangan untuk melayani masyarakat.  Sebab saat ini, masyarakat di kampung lagi serius membangun usaha ekonomi dan anggaran dari pemerintah akan difokuskan ke kampung,  sehingga perlu pendampingan serius.

“Nanti kita atur, yang lain mungkin ke lapangan, masyarkaat di kampung lagi serius bangun usaha ekonomi , pendanaan ke sana, maka perlu pendampingan serius, kehadiran pemerintah harus ada di tengah masyarakat, sesuai dengan   program pemerintah, distrik akan mejadi pusat pelayana publik,”tandasnya.

Ia berharap hal baru yang kini dijalani para ASN di Kabupaten Jayapura dapat menjadi kebiasaan untuk seterusnya.  Sehingga produktifitas ASN lebih meningkat lagi dan menjadi pola baru untuk membangun daerah  ke depan.(roy/tho)