MERAUKE-Jika  di masa pandemi ini, Pemerintah Kabupaten Merauke masih memberikan akses untuk pengangkutan logistik, bahan bangunan dan  APD ke  Kabupaten Boven Digoel, maka  terhitung sejak Kamis  (21/5), Pemerintah Kabupaten Merauke menutup seluruh akses   tersebut ke Boven Digoel  dan sebaliknya. 

   Tidak   ada lagi  kendaraan yang  diizinkan   untuk  melintas   menuju  Kabupaten Boven Digoel, kecuali untuk pegangkutan  logistik antar distrik di Kabupaten Merauke. Sekretaris  Satgas   Covid-19 Kabupaten Merauke  Yacobus  Duwiri, SE, M.Si yang  dikonfirmasi    media  ini di Posko  Covid-19  Kabupaten Merauke enggan memberi  komentar  terkait dengan  penutupan akses   ke Boven Digoel  tersebut dengan alasan beberapa hari   tidak  masuk  posko  karena  berada di lapangan.  “Nanti   tunggu  pak bupati saja,’’ katanya. 

   Sementara   Bupati Merauke sebagai Ketua   Satgas Covid-19 Kabupaten Merauke  tidak  berada di  tempat karena sedang melakukan kunjungan ke Distrik Muting. Kabid   Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Kabupaten Merauke  Sabar  Samosir , S.IP, juga    tak mau memberikan  komentar dengan alasan  penjelasan     kepada media hanya melalui  pintu. 

  Kendati    demikian,  ada pengumuman  di Posko  Pelayanan   untuk kendaraan   tersebut  yang  ditandatangani Sekda Kabupaten Merauke Drs  Daniel  Pauta atas nama  Ketua  Satgas Covid-19. Dimana  dari   pengumuman   tersebut dijelaskan bahwa  pada Kamis (21/5) tidak ada pelayanan  administrasi karena  libur  Hari Kenaikan Isa Almasih. Sedangkan  pelayanan dibuka   kembali pada Jumat  (22/5) mulai pukul 07.00-12.00. Sementara mulai   Sabtu  (23/5)  sampai tanggal 27 Mei 2020   pelayanan ditiadakan dalam rangka libur Idul Fitri 1 Syahwal 1441 H dan kembali  dibuka   kembali seperti biasa  pada tanggal  28 Mei 2020. (ulo/tri)