Kondisi asrama atlet Cabor Dayung PON Papua yang terendam air Danau Sentani, Senin (25/3).Lamber For Cepos

JAYAPURA-Asrama Atlet Dayung di Batas Kota Jayapura-Sentani terendam air akibat meluapnya air Danau Sentani.

Wakil Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Papua, Ganda P. Siregar mengatakan, asrama dayung di batas kota Jayapura-Sentani sudah tidak ditempati atlet sejak air danau meluap.

“Ya atlet putri sudah kita evakuasi ke salah satu hotel di Waena, mereka sudah masuk dalam tahap Traning Camp (TC) berjalan,” ujar Ganda Siregar kepada awak media saat ditemui di Kantor KONI Papua, Senin (25/3) kemarin.

Ia mengatakan, asrama tersebut sebenarnya masih bisa ditempati oleh atlet putra, tapi mereka masih Traning Camp (TC) berjalan, sehingga selesai latihan masing-masing atlet pulang ke rumah.

Ganda menjelaskan, atlet dayung Papua setiap hari rutin latihan, walaupun tidak maksimal karena kendala utama adalah cuaca, tetapi dirinya optimis para atlet terus menunjukkan kemajuan.

Ia juga menuturkan, bahwa atlet dayung Papua yang menjalani latihan saat ini sebanyak 60 orang. 

“Dari 60 atlet ini ada juga tergabung atlet yang dipersiapkan ke Popnas 2019,” jelasnya.

Ia berharap kepada KONI Papua agar dapat turun ke lapangan untuk melihat kondisi yang dialami asrama dayung yang terletak di batas wilayah antara Kabupaten dan Kota Jayapura itu.

“Kami harap ada perhatian dari KONI, karena dayung merupakan cabor penyumbang medali emas terbanyak untuk kontingen Papua di arena PON,” tandasnya. (eri/tho)