Kapten Persipura, Boaz Solossa saat menggiring bola ketika Persipura menghadapi Bengaluru FC dalam ajang AFC Cup tahun 2015 di Stadion Mandala. AFC Tunjuk Persipura dampingi Bali United pada ajang AFC Cup 2021. ( FOTO: Dokumen Cepos)

JAYAPURA-Di tengah penantian lanjutan Shopee Liga 1 2020/2021, Persipura Jayapura akhirnya mendapatkan haknya yaitu satu tiket AFC Cup 2021. Persipura bersama Bali United sebagai wakil Indonesia.
Menempati posisi ketiga klasemen akhir Liga 1 2019, Persipura menggantikan Persebaya Surabaya sebagai runner up Liga 1 (tidak lolos lisensi AFC) dan PSM Makassar sebagai juara Piala Indonesia 2019 (tidak lolos lisensi AFC).

PSSI sempat membuat putusan kontriversial saat memberikan tiket Persipura Jayapura kepada Persija Jakarta sebagai runner up Piala Indonesia (2019) dan peringkat 10 Liga 1 2019. Dalam manual AFC, Persipura lebih layak dan memenuhi syarat ketimbang Persija Jakarta.
Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano mengatakan bahwa manajemen Persipura telah menerima email dari PSSI terkait penunjukan Persipura Jayapura menggantikan Persija Jakarta.

“Kemarin kami sudah menerima email dari PSSI, disampaikan bahwa mereka mengusulkan Bali United dan Persipura Jayapura untuk slot AFC 2021, PSSI juga sudah meminta maaf atas kesalahan usulan sebelumnya, dan saya selaku Ketua Umum Persipura Jayapura, menerima permintaan maaf PSSI, semoga hal-hal seperti itu tidak terulang kembali,” ungkap Benhur Tomi Mano dalam release kepada media  di Jayapura, Minggu (20/12).

Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Jayapura ini  menjelaskan bahwa pihaknya diberikan waktu 1 hari untuk membereskan semua administrasi dan persyaratan untuk AFC.

“Ini waktunya sangat mepet sekali, seandainya hasil rapat Exco tanggal 16 Desember itu sesuai manual AFC pasti waktunya lebih banyak untuk kami persiapkan segala sesuatunya, ini cukup membuat kami kerepotan, kami langsung rapat internal, dan saya perintahkan Manajer untuk kerja ekstra dalam 1 hari untuk berusaha siapkan semua persyaratan yang diminta, ini berkat dari Tuhan, pasti ada jalan dan tuntunanya,” ujar Tomi Mano.

Tomi Mano juga menuturkan, dengan waktu yang sangat mepet, pihaknya kini fokus untuk menyelesaikan persyaratan administrasi terkait pendaftaran dan persyaratan AFC.

“Saya sampaikan terima kasih atas dukungan publik sepakbola Indonesia atas perjuangan ini. Dukungan luar biasa kami dapatkan dari berbagai pihak, termasuk dukungan dan doa masyarakat Papua, itu semua membuat kami kukuh untuk berjuang untuk hak kami sesuai aturan, terimakasih banyak semuanya, salam damai selalu,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum Persipura Jayapura, Rocky Bebena menegaskan bahwa mereka akan berupaya untuk menyelesaikan yang menyangkut administrasi. “Kami akan kerjakan, walau waktunya singkat sekali. Mohon doanya,” ucap Rocky.

Asisten Manajer Persipura, Ridwan Bento Madubun menambahkan, penunjukan Persipura mendapampingi Bali United ke AFC bukan karena menggantikan Persija Jakarta, melainkan penunjukan langsung dari pihak AFC.

“Banyak informasi yang beredar bahwa Persipura menggantikan Persija ke AFC. Ini tidak tepat dan perlu saya tegaskan bahwa Persipura Jayapura lolos ke AFC Cup karena permintaan langsung dari AFC, berdasarkan aturan yang berlaku, bukan menggantikan siapa-siapa. Karena Persipura finish kompetisi sebagai peringkat ketiga maka Persipura berhak untuk itu, kan begitu,” tegas pria yang akrab disapa Bento itu.

“Jadi penggunaan kata ‘menggantikan’ bagi saya tidak tepat, dan itu mengganggu. Karena itu bukan haknya runner up piala, jadi tidak diganti, yang menunjuk runner up piala yang salah, siapa? Ya Exco, mereka yang putuskan itu, jadi mereka yang salah, dan jelas Persija tidak salah karena penunjukkan itu,” pungkasnya. (eri/nat)