Beranda BERITA UTAMA AFC Cup Peluang Masih Ada, Semua Lina Masih Dibenahi

AFC Cup Peluang Masih Ada, Semua Lina Masih Dibenahi

0
AFC Cup Peluang Masih Ada, Semua Lina Masih Dibenahi
MO Persipura Jayapura Pemain Persipura saat menjalani latihan di Lapangan C Senayan, kompleks Stadion Utama GBK, Jakarta, Rabu (9/6).

Mengintip Kesiapan Persipura Menuju Piala AFC dan Liga 1 Indonesia

Persipura Jayapura saat ini sedang intens pemusatan latihan di Jakarta. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu musim ini akan tampil pada dua elite kompetisi berbeda, yakni Piala AFC dan Liga 1 Indonesia 2021. Bagaimana kesiapan Persipura Jayapura sejauh ini, berikut hasil wawancara bersama sang juru taktik Mutiara Hitam, Jacksen F. Tiago via zoom meeting, Kamis (9/6).

Persipura sudah melakoni tujuh ujicoba, bagaimana perkembangan pemain Persipura?

“Masih jauh dari harapan, baik taktik dan pemahaman apa yang saya inginkan masih jauh, mengingat bahwa kemarin menjadi uji coba pertama kita dengan lawan Liga 1 (Persik). Sehingga semakin banyak uji coba dengan tim selevel, aspek itu akan terus menerus meningkat. Kemarin kita dapat banyak bahan untuk evaluasi pemain, dan apa yang kita dapat itu sangat baik sekali,” 

Apakah ada rencana uji coba Kedepan, dan siapa calon lawan uji coba Persipura?

“Laga uji coba selanjutnya pada tanggal 13 besok lawan Persita Tangerang di Tangerang. Di Stadion Indomilk,”

Apa di uji coba berikutnya nanti langsung memainkan 11 pemain inti?

“Saya tidak punya 11 pemain inti, yang saya punya adalah tim terbaik saya. Semua pemain Persipura punya peluang dan kesempatan yang sama. Sejak uji coba dengan Malang United saya sudah mulai menurunkan pemain terbaik saat itu. Pasca pertandingan dengan PON Jawa Timur saya sudah sampaikan kepada semua pemain, bahwa mulai saat itu saya akan turunkan tim yang menurut saya tim terbaik Persipura,”

Bagaimana performa pemain asing yang baru bergabung?

“Dari aspek individu kedua pemain itu punya kemampuan diatas rata-rata, mereka sangat baik, tapi dari aspek fisik mereka saat ini sangat lemah sekali. Mereka sangat ketinggalan dengan pemain lain. Itu salah satu alasan selama ini saya belum turunkan Motta dari awal pertandingan, pertandingan pertama Motta bermain sekitar 15 menit, pertandingan kedua dia bermain 20 menit, kemungkinan besok lawan Persita dia akan bermain sekitar 45 menit,” 

“Apalagi Yevhen kemungkin besar tidak bermain sama sekali, atau seandainya dia bermain mungkin di akhir pertandingan, karena kita takut resiko cedera. Kita butuh mereka dalam kondisi benar-benar siap sehingga kita tidak mau memaksakan mereka, karena saya sudah tahu kemampuan mereka dan mereka dalam keseharian terus menunjukan kemajuan,”

Soal Yevhen, kenapa bisa memilih Yevhen dari sekian nama yang sempat dirumorkan gabung Persipura?

“Karena di mata saya dia (Yevhen) menjadi yang terbaik dan dia punya kemampuan, pengalaman bermain di Liga Indonesia, punya skill yang cukup baik, dan terakhir dia salah satu striker terbaik di Liga kita. Data-data yang saya dapat dari dia itu juga sangat baik, seorang yang selalu bertanya-bertanya, selalu ingin tahu tujuan apa yang dia lakukan dan saya tertarik dengan hal tersebut,” 

Tinggal tiga minggu menuju AFC, apakah Yevhen akan bisa tampil di AFC?

“Kita harus mengejar waktu, dia maupun Motta. Makanya kita kemarin dia minta waktu latihan terpisah untuk mengembalikan staminanya, tapi saya bilang jangan, karena kamu harus membagun kimestri dengan pemain lainnya. Ia latihan dengan kita dengan intensitas tinggi setiap hari, kemudian ada tambahan latihan dengan coach Breno, sehingga bisa tampil dalam pertandingan pertama nanti. Makanya dalam laga uji coba nanti saya akan hati-hati menurunkan dia supaya tidak ada cedera dan dia dalam keadaan segar bugar untuk bisa tampil dalam kompetisi nanti, tapi seandainya nanti dia tidak bisa kita sudah punya pemain lain yang sudah siap juga,”

Kalau dengan Irsan Lestaluhu, kenapa memilih pemain muda di kiri sementara ada Kevien Rumakiek?

Saya selalu sampaikan bahwa sisi kiri selalu menjadi perhatian kita, lawan Persebaya (Liga 1 2020) itu menjadi posisi yang selalu ditembus oleh Persebaya. Dan Irsan merupakan pemain yang sama, pemain yang bisa bersaing dengan Kevien, dan mereka juga dulunya bersaing di Timnas. Sehingga Irsan bisa memacu Kevin untuk menjadi lebih baik lagi,”

Progres persiapan tim seperti apa menuju Piala AFC yang semakin dekat?

“Progres persiapan kita sangat bagus sekali, seandainya kita punya kesempatan melakukan uji coba lebih awal lagi saya yakin tahap kita saat ini jauh lebih baik. Tapi masih ada waktu, sehingga progresnya cukup bagus. Kendala yang kita alami dalam pembentukan tim, yaitu kita tidak mengikuti Piala Menpora, dan itu sangat berdampak pada proses perkembangan kita,”

Apakah ada penambahan pemain lokal lagi pasca pencoretan Jhose Maniagasi?

“Kemungkin ada, tapi saya tidak bisa pastikan karena semua berhubungan dengan kualitas pemain yang mau kita rekrut. Yang jelas masih ada ruang untuk kita bisa menambah pemain, kita sudah bicara dengan manajemen,”

Apakah ada pemain yang akan dicoret lagi dari Persipura?

“Kemarin pemain dicoret karena faktor indisipliner dan teknik itu menjadi alasan kita melepas satu pemain. Untuk sementara ini kondisi yang ada saya lebih fokus pada penambahan pemain dari pada pencoretan pemain,”

Berapa pemain yang sudah didaftarkan ke AFC?

“Kalau tidak salah kemarin 28 pemain, tapi dengan pencoretan satu pemain mungkin 27 saat ini,”

Apakah dengan skuad yang ada sudah cukup?

“Belum cukup, dari dulu saya bilang semakin banyak semakin bagus, selama masa pandemi ini itu bisa ada oknum yang kena covid dan kita kekurangan peman, kalau bisa kuota kita akan penuhi semakin bagus. Tapi semua itu saya harus sesuaikan dengan kemampuan dari manajemen dan saya memahami itu,”

Bagaimana menyikapi Singapura mengundurkan diri menjadi tuan rumah karena Covid yang meningkat?

“Kalau saya sesuatu yang wajar, karena masa pandemi ini menjadi suatu persoalan besar, bukan hanya Singapura saja, tapi beberapa negara lain mengalami hal yang sama. Seperti Vietnam dan Indonesia mereka harus pergi ke Dubai, sehingga sesuatu yang perlu dipahami,” 

Waktu semakin mepet, Singapura mundur, dan dilaksaksanakan di mana?

“Saya belum tahu, tadi pagi saya sudah bertanya kepada kakak Bento (manajer tim), dan dijawab bahwa sampai hari ini belum ada jawaban dari AFC kita bertandingan di mana, sehingga pertanyaan ini saya belum bisa menjawab dengan kurat,” 

Mundurnya Singapura apakah program dilanjutkan atau ada opsi lain?

“Program itu tetap dilanjutkan sampai ada pengumuman dari AFC terhadap venue berikutnya, begitu kita tahu kita akan sebarkan rencana berikutnya. Apakah kita langsung menuju ke venue atau ditunda, atau kita bisa lakukan training camp di daerah lain,” 

Bagaimana kesiapan tim jika dipindahkan ke daerah dengan cuaca berbeda dengan Indonesia, Arab misalnya?

“Saya rasa Arab dengan Indonesia tidak jauh beda, tapi justru kalau semakin panas semakin bagus untuk anak-anak kita Papua, yang jelas selam digelar di tempat netral itu justru sebuah keuntungan buat kita. Awalnya kita main di Singapura dan tentu tim Singapura lebih menguasai tempat itu, dan jika dibawa ke tempat netral akan menjadi keuntungan bagi semua peserta,” 

Apa benar proyeksi Liga 1 hanya mencari pemain Papua?

“Tidak pernah bicara bahwa semua pemain Papua, contohnya kemarin kita menambah pemain dari Tulehu (Irsan Lestaluhu), tapi yang jelas pemain kalau bisa sesuai dengan karakter pemain kita dan sesuai kebutuhan tim,”

Terkait kuota pemain asing, ada peluang untuk menambah karena masih ada satu slot yang kosong?

“Saya sebagai pelatih tentu saya berharap empat, tapi saya juga menyesuaikan dengan finansial tim, tapi harapan dari seorang pelatih kita mau sesuai dengan peraturan yang ada. Tiga pemain asing non Asia dan satu pemain asing Asia, kalau bisa seperti itu, saya sangat welcome tapi kembalikan kepada manajemen,” 

Bagaimana melihat Persipura di AFC?

“Peluang kita sama dengan peserta lain tidak ada yang dijagokan, semua punya peluang yang sama. Saya sudah sampaikan jauh hari bahwa aspek persiapan sudah jelas kita ketinggalan dibanding semua peserta lain, peluang kita tetap ada, dan sekecil apapun peluang kita akan berjuang dan ciri khas kita selalu melihat harapan, kadang harapan itu kecil. Salah satu contohnya tahun kemarin dimana posisi kita 17 dan tidak ada orang yang menyangka kita bisa sampai masuk AFC. Kita berjuang terus untuk mencapai tujuan yang menurut orang iu mustahil, peluang kita tetap ada dan kita akan berjuang untuk bisa mencapai hal tersebut,” 

Coach sempat mengatakan bahwa Persipura belum mencapai level Asia. Seberapa optimiskah Persipura di AFC?

“Saya 100 persen optimis, meskipun tahu diri bahwa kemampuan kita saat ini tidak sesuai yang saya harapkan. Tapi optimis yang saya miliki tidak sebesar siapapun yang ada dalam tim Persipura. Itu yang menjadi motivasi saya setiap hari dalam melakukan kerja saya dalam 24 jam keseharian. Saya selalu berpikir yang terbaik untuk tim. Sampai kadang membawa masalah itu ke dalam rumah tangga saya,”

Sektor mana yang masih akan dibenahi?

“Sekor mana yang perlu ditingkatkan? saya rasa semua, pertahan kita, baik kiri maupun kanan. Mungkin sektor tengah seorang yang lebih kreatif, kita sampaikan kepada anak-anak saya rasa hal itu kita perlu benahi. Tapi dalam uji coba pasti kita akan menemukan hal yang baru sehingga memperkuat sektor-sektor yang lain,”

Apakah pemain muda sudah siap untuk tampil pada Piala AFC?

“Saya selalu sampaikan bahwa level AFC jauh berbeda. Mereka (pemain muda) akan merasakan itu saat mereka ke sana, kemarin kita melakukan sebuah evaluasi, saya sampaikan kepada mereka bahwa kesalahan yang kita lakukan saat menghadapi Persik Kediri, kalau di AFC habis kita. Kita bisa merasakan itu saat tampil pada Asia Champion League untuk pertama kalinya, kesalahan-kesalahan di Liga Indonesia ikut terbawa dalam pertandingan yang levelnya AFC, makanya menurut saya mereka belum siap untuk level itu, semoga mereka merasakan di sana ada sebuah keajaiban, tapi mereka masih punya waktu untuk mencapai level itu,”

Jadwal AFC belum berubah, jadwal Piala AFC dan Liga 1 berdekatan?

“Kalau saya sudah pasti PSSI sesuaikan jadwal kita dengan AFC, sehingga tidak ada kekhawatiran dari saya. Dari dulu saya sudah berpikir musim ini pasti sangat mepet sekali, perhitungan saya selalu berpikir yang terburuk yang bisa terjadi, saya berpikir jeda dari satu pertandingan (Piala AFC) dari satu pertandingan lain hanya jeda 2 hari,”

“Makanya saya selalu sampaikan kepada pemain kenapa kita latihan dengan intensitas yang tinggi, karena nanti kalau kompetisi berjalan kita tidak punya waktu untuk berlatih, makanya saya sudah berpikir ke arah sana, dan seandainya nanti waktu kita mepet dari satu pertandingan ke pertandingan lain tidak akan menjadi persoalan karena kita sudah berpikir soal itu. Makanya persiapan kita lebih dari tim lain,”

Liga 1 atau Piala AFC, mana yang menjadi prioritas?

“Klub besar hidup dari prestasi, kita di mana-mana tidak ada yang kita prioritaskan dimanapun kita tampil. Piala AFC itu kita bisa promosikan diri di sana, saya selalu mendapat tawaran dari malaysia karena saya berpertasi dengan Persipura di AFC, sehingga AFC bisa menjadi ajang promosi kita di luar sana, khususnya Asia Tenggara. Dan Liga Indonesia jalan untuk membawa kita kesana (AFC), dua-duanya sama penting dan kita akan mengejar prestasi dua-duanya.,” pungkas Jacksen. (eri/nat)

error: Content is protected !!