Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal

JAYAPURA-Bentrok antar sekelompok orang di Kompleks Tugu Pelabuhan Misi Kepi, Kabupaten Mappi mengakibatkan empat orang Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) mengalami luka-luka, Sabtu (10/10).

Empat orang yang mengalami luka-luka yakni Kristoforus Marpemu, Modestus Erkuaimu alias Desi (28), Oscar Igimu (20) dan Jefri Maksimus Pakaimu (20)

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal mengatakan, perkelahian berawal ketika kegiatan bongkar muat KM. Putra Tunggal 02. Dimana Modestus Erkuaimu sedang beradu mulut dengan Kristoforus Marpemu yang saling berebutan untuk mengangkat sepeda motor dari KM Putra Tunggal 02.

“Saat itu Kristoforus Marpemu mengatakan anak-anak kampung setempat yang mau angkat motor sembari menodongkan parang dan kampak ke arah Modestus Erkuaimu. Hal ini membuat  Modestus Erkuaimu  berlari untuk mengamankan diri ke rumah di Kompleks Tugu untuk bersembunyi,” terang Kamal, Minggu (11/10).

Tak terima dengan hal itu, Kristoforus Marpemu bersama teman-temannya mencari keberadaan Modestus sambil melakukan pengrusakan rumah Modestus. Mendengar suara keributan tersebut, Jefri Maksimus Pakaimu ipar dari Modestus terbangun dari tidurnya dan keluar rumah sambil menyisipkan parang di pinggangnya sambil menyampaikan agar tidak melakukan pengrusakan apabila mencari orang. 

 “Namun Kristoforus bersama rekan-rekannya langsung melakukan pengeroyokan dan pemukulan terhadap Jefri Maksimus, tidak terima atas perlakuan tersebut. Jefri Maksimus mengambil parang yang  dibawanya dan langsung melakukan pembacokan terhadap Kristoforus yang mengenai bagian kepala,” jelas Kamal.

Tak lama kemudian personel Polres Mappi yang dipimpin Kabag Ops Polres Mappi, AKP. Gunawan tiba di TKP dan melakukan pengejaran terhadap pelaku. Pelaku diamankan agar tidak menjadi sasaran amuk massa.“Jefri Maksimus Pakaimu telah dilakukan penangkapan dan langsung diamankan di Mapolres,” kata Kamal.

Pasca kejadian situasi aman dan kondusif, personel gabungan TNI-Polri masih melakukan pengamanan dan patroli untuk mencegah terjadinya aksi-aksi yang dapat mengganggu Kamtibmas di Kabupaten Mappi.

“Untuk para korban saat ini telah mendapat perawatan medis di Puskesmas Kepi dan di RSUD Mappi,” pungksnya. (fia/nat)